Skripsi
Jeruk keprok Batu 55 khas Malang dan manfaatnya sebagai ide penciptaan batik lukis dekorasi interior / Anna Yolla Wulansari
Abstrak
Kabupaten Malang menjadi tempat pembibitan jeruk keprok batu 55 tempatnya di Desa Gadingkulon Kecamatan Dau. Desa Gadingkulon memiliki tiga dusun yaitu dusun Krajan dusun Princi dan dusun Sempu. Hampir seluruh masyarakat Gadingkulon berprofesi sebagai petani yang menjadi sumber penghasilan utama. Hal ini karena masyarakat memiliki lahan terluas di kecamatan Dau yang terkenal dengan jeruknya. Tujuan dari penciptaan ini adalah merumuskan konsep penciptaan motif seni kriya batik tulis yang bersumber ide jeruk keprok batu 55 dan manfaatnya dan mewujudkan konsep melalui pembuatan motif batik jeruk keprok batu 55 dan manfaatnya sebagai penciptaan. Fokus penciptaan ini adalah batik lukis dengan objek yang terinspirasi dari jeruk keprok batu 55. Dalam menciptakan karya batik lukis ini penulis menggunakan metode penciptaan SP. Gustami dalam mevisualisasikan Jeruk Keprok Batu 55 dalam karya batik lukis. Berikut ini metode penciptaan yang telah dikembangkan dan disesuaikan dengan kebutuhan pencipta yang diadopsi dari metode penciptaan oleh SP Gustami. Metode penciptaan SP.Gustami dengan 3 tahap 6 langkah. Hasil dari penciptaan ini adalah batik lukis terapan dekorasi interior. Dengan adanya dekorasi berupa batik lukis dapat merubah suasana ruangan menjadi nyaman. Aspek yang dimiliki dari 6 karya tersebut sesuai dengan kebutuhan masyarakat keindahan dan menerapkan ergonomi yang sesuai kaidah memiliki fungsi menjadi sebuah karya yang sehat aman dan nyaman sebagai dekorasi interior.