Skripsi
Persepsi guru dan siswa terhadap model pembelajaran project based learning dalam mata pelajaran sejarah di SMA Negeri 1 Kebomas / Shovi Wiranata Febriani
Abstrak
Kurikulum Merdeka merupakan kurikulum baru yang ditetapkan pemerintah untuk mengubah tatanan dan agar menjadi solusi yang lebih baik dalam pelaksanaan pembelajaran. Penerapan kurikulum baru tersebut karena adanya kendala dan permasalahan yang ditemukan dalam kurikulum sebelumnya. Untuk itu diperlukan kurikulum baru yang disebut Kurikulum Merdeka sebagai solusi nyata pemerintah dalam menghadapi masalah pembelajaran. Kurikulum Merdeka sendiri menuntut adanya penerapan model pembelajaran project based learning. Namun uniknya model pembelajaran tersebut sebenarnya telah diimplementasikan dalam pembelajaran sejarah di SMA Negeri 1 Kebomas sebelum disahkannya Kurikulum Merdeka. Hal ini dikarenakan sejak implementasi Kurikulum 2013 model tersebut telah digunakan dalam pembelajaran sejarah SMA Negeri 1 Kebomas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi guru dan siswa mengenai penerapan model project based learning di SMA Negeri 1 Kebomas. Kajian ini dapat bermanfaat sebagai acuan bagi guru matapelajaran dan sekolah lainnya dalam menerapkan model pembelajaran tersebut. Penelitian kualitatif menjadi jenis dan pendekatan dalam penelitian. Penelitian ini dilakukan melalui kegiatan observasi wawancara kepada wakil kepala bagian kurikulum guru dan siswa serta dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi model pembelajaran project based learning dalam pembelajaran sejarah di SMA Negeri 1 Kebomas berjalan dengan siswa menentukan pengerjaan jenis proyek. Jenis proyek yang dipilih didasarkan pada bakat minat dan potensi siswa. Pelaksanaan model pembelajaran yang berbeda dengan pembelajaran lainnya bukan menjadi hal yang mudah. Oleh karena itu dalam pelaksanaannya guru menanamkan pondasi melakukan riset sebagai dasar siswa dalam pengerjaan. Pengerjaan proyek profil diri dan silsilah keluarga merupakan penelitian sederhana sebagai langkah awal penelitian. Dilanjutkan penelitian yang lebih besar dalam sosial eksperimen pentingnya sejarah sejarah lokal dan jalur rempah. Persepsi guru dalam pembelajaran sejarah dalam model project based learning dapat digunakan untuk menemukan dan mengembangkan minat bakat dan potensi siswa. Siswa dituntut untuk belajar mandiri dengan mengeksplorasi mengolah dan membuat produk dari sumber yang ditemukan. Sedangkan persepsi siswa terhadap model pembelajaran project based learning dapat membuat mereka tertarik dalam belajar sejarah apalagi pelaksanaan pembelajaran tidak pernah dilakukan oleh guru lainnya sehingga pembelajaran lebih menyenangkan dengan menghasilkan proyek. Penerapan pembelajaran sejarah di SMA Negeri 1 Kebomas dengan model project based learning pada saat persiapan pelaksanaan dan evaluasi berjalan dengan baik. Hal yang dapat dipelajari bahwa perencanaan dalam persiapan pelaksanaan dan evaluasi pembelajaran penting dilakukan. Karena melalui perencanaan yang matang guru dapat mengkondisikan kelas dan meminimalisir kendala yang ditemukan. Siswa pun mampu menemukan mengembangkan dan meningkatkan minat bakat dan potensinya sehingga dapat menjadi pertimbangan dalam studi lanjut. Pemberian soal yang diberikan berkaitan dengan tingkat kesulitan yang tinggi dalam menganalisis mengevaluasi dan kreasi. Hasil penelitian pada persepsi guru menunjukkan model pembelajaran tersebut mampu meningkatkan pengalaman penyelesaian masalah kreativitas komunikasi dan kerjasama pada siswa. Sedangkan persepsi siswa dalam model project based learning yang diterapkan mampu membuat mereka mengeksplorasi belajar secara mandiri dan meluangkan waktu serta tenaga dalam pengerjaan proyek.