Tesis
Pengembangan pembelajaran daring dengan pendekatan life based learning pada Mata Kuliah Pendidikan Kewarganegaraan di Universitas Negeri Malang / Ahmad Ma\'ruf Nur Salabi
Abstrak
Perkembangan tekonologi pada era saat ini membuat bergesernya setiap aspek kehidupan kearah kehidupan yang berbasis teknologi dan ini juga berlaku pada aspek pendidikan. Perkembangan yang begitu pesat mengharuskan setiap individu untuk senantiasa hidup berdampingan teknologi dan internet. Maka dari itu diperlukan pembelajaran alternatif yang senantiasa menggunakan teknologi dan internet sebagai bagian dari pembelajaran. Hal ini juga terjadi di Universitas Negeri Malang dimana mahasiswa harus mampu dan terbiasa menggunakan teknologi dan internet sebagai bagian dari pembelajaran. Namun dalam beberapa kasus pembelajaran yang berbasis teknologi dan internet atau pembelajaran online sering kali memberikan permasalahan baru. Kurang fokusnya mahasiswa dalam kegiatan belajar minimnya interkasi antara dosen dan mahasiswa serta minimnya materi yang didapat mahasiswa dalam kegiatan belajar menjadi permasalahan yang muncul ketika pembelajaran online dilaksanakan. Berdasarkan permasalahan tersebut penelitian dan pengembangan ini dilakukan untuk menghasilkan produk berupa pembelajaran daring dengan pendekatan life based learning dan disertai dengan buku panduan pelaksanaan daring dengan pendekatan life based learning pada mata kuliah Pendidikan Kewarganegaraan di Universitas Negeri Malang. Pembelajaran daring dengan pendekatan life based learning merupakan suatu Pembelajaran online yang dipadukan dengan pendekatan life based learning. Pembelajaran ini berlandaskan pada belajar dari kehidupan sesuai dengan konsep dari life based learning. Adapun Langkah umum pembelajaran adalah sebagai berikut (1) pengorganisasian dan penyampaian pembelajaran (2) perluasaan pengetahuan (3) diskusi delematis (4) survey (5) pembuatan laporan akhir dan penyajian hasil analisis (6) evaluasi. Sedangkan media yang digunakan dalam proses pembelajaran ini adalah powerpoint google meet dan whatsapp. Langkah pembelajaran dari model pembelajaran daring dengan pendekatan life based learning inj dijelaskan pula dalam buku panduan pelaksanaan model pembelajaran yang dikembangkan. Metode dalam penelitian dan pengembangan pembelajaran daring dengan pendekatan life based learning ini menggunakan metode 4-D dari Trianggarajan yang memiliki empat tahap yakni (1) define (pendefinisian) (design) perencanaan (3) develop (pengembangan) dan (4) disseminate (penyebarluasan). Model pembelajaran daring dengan pendekatan life based learning dikembangkan dan memenuhi kelayakan sebagai model pembelajaran melalui tahapan validitas efektifitas dan ujicoba kelompok kecil serta ujicoba kelompok besar. Uji validasi dilakukan kepada tiga validator ahli yakni antara lain (1) ahli materi (2) ahli Bahasa dan (3) ahli model pembelajaran dengan masing-masing hasil yakni validasi ahli materi mendapatkan skor 37 dari 40 skor maksimal dengan nilai 92.5. Validasi ahli Bahasa mendapatkan skor 31 dari 32 skor maksimal dengan nilai 96.8. validasi ahli model pembelajaran mendapatkan skor 35 dari 40 skor maksimal dengan nilai 87.5 sehingga nilai rata-rata dari kevalidan tersebut adalah 92.26. Uji keefektifan yang dilakukan dengan mengukur hasil belajar mahasiswa terhadap penerapan pembelajaran daring dengan pendekatan life based learning mendapatkan hasil sebanyak 83 mahasiswa mendapatkan nilai dengan kategori sangat baik dan 35 mahasiswa mendapatkan nilai dengan kategori baik. Sedangkan uji kelompok kecil yang dilakukan melalui pemberian angket respon mahasiswa setelah pembelajaran diterapkan mendapatkan nilai 87 19 dan masuk dalam kategori sangat baik. Pada ujicoba kelompok besar yang dilakukan kepada 118 mahasiswa mendapatkan nilai 85.51 dan masuk dalam kategori sangat baik.