UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Skripsi

Studi kasus kegagalan bearing chain mill crusher type 23220 cc/w33 di PT Petrokimia Gresik / Ibnu Faizal Zakaria

Zakaria, Ibnu Faizal - Nama Orang;

Abstrak
PT Petrokimia Gresik merupakan perusahaan negara di Indonesia yang memproduksi pupuk. Salah satu proses produksi yang dilakukan yaitu proses penghancuran pupuk. Chain mill crusher merupakan sebuah alat yang digunakan untuk menghancurkan pupuk dengan cara mengubah suatu material menjadi partikel yang lebih kecil sesuai dengan ukuran yang diinginkan. Bearing merupakan salah satu komponen penyusun mesin chain mill crusher. Pemeliharaan dan perawatan pada komponen mesin diperlukan untuk menghasilkan produk dengan kualitas yang bagus dan maksimal. Penelitian bertujuan untuk mengetahui penyebab terjadinya kerusakan pada bearing menggunakan fishbone diagram kemudian dilanjutkan proses analisis ANSYS menggunakan parameter set-up ANSYS yaitu 900 rpm 63 Kn Load (Pedoman bearing PT. Petrokimia Gresik) dan temperatur 32 deg C (temperatur area kerja). Langkah proses penelitian ini yaitu menentukan umur komponen mesin kerusakan komponen dengan identifikasi melalui fishbone diagram kemudian dilanjutkan dengan mendesain bearing menggunakan software AUTODESK INVENTOR 2019 sesuai dengan set-up yangditentukan. Hasil yang didapatkan menunjukkan data umur komponen bearing pada chain mill crusher di area pabrik 2B PT. Petrokimia Gresik adalah kerusakan tercepat pada bearing yaitu 32 hari sedangkan kerusakan terlama terjadi selama 419 hari. Pada mesin A diperoleh umur bearing selama 380 hari. Mode kerusakan critis komponen bearing pada chain mill crusher di PT. Petrokimia Gresik dikarenakan aus bearing atau putusnya rantai (retak). Visual hasil simulasi berupa total deformasi. yang mengalami deformasi terbesar pada bagian inner bearing yaitu sebesar 0.00916 mm von misses terbesar terdapat pada bagian sudut kontak bantalan roller bearing dengan nilai maksimum sebesar 97.5 MPa FOS (Factor of Safety) didapatkan hasil dengan nilai minimal 2.8355 dan maximal 15. Perawatan (maintenance) yang baik dilakukan dengan tujuan untuk memperpanjang umur serta meminimalisir terjadinya kerusakan bearing pada chain mill crusher. Dampak dari kerusakan yang terjadi pada komponen bearing adalah penghancuran pupuk terganggu karena mesin tidak dapat beroperasi secara optimal. Solusi dari kerusakan tersebut adalah dengan memperhatikan 4 titik kritis yang dapat mempengaruhi komponen bearing yaitu aspek manusia lingkungan metode dan mesin.


Informasi Detail
DDC
SKRIPSI DIGITAL
Prodi
Universitas Negeri Malang. Program Studi Teknik Mesin, 2023.
Deskripsi Fisik
xi, 63 lembar : ilus.
Bahasa
Indonesia
No Reg
0462/RS/23
Edisi
Skripsi (Sarjana)--Universitas Negeri Malang. 2023
Subjek
1. BEARING, KERUSAKAN (MESIN)
2. BEARING, FAILURE (MESIN)

Pembimbing
1. Prof. Dr. Andoko, S.t., M.t.;2. Didin Zakariya Lubis, S.pd, M.eng
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik