Skripsi
Inversi 1d dan 2d data magnetotelurik untuk identifikasi prospek panas bumi maritaing, Kab. Alor, Nusa Tenggara Timur / Alpan Ibrahim
Abstrak
ABSTRAK Kebutuhan energi yang ramah lingkungan salah satunya energi panas bumi telah memicu Indonesia untuk mengeksplornya mengingat kapasitas yang dimanfaatkan hanya 8% pada tahun 2020 berdasarkan data PLN. Daerah penelitian terletak di daerah panas bumi Maritaing Kabupaten Alor Provinsi NTT Indonesia. Kenampakan geologi yang tersingkap di wilayah tersebut adalah mata air panas Kura dan memiliki suhu antara 58 ndash 81 . Survei MT dilakukan untuk mendapatkan struktur resistivitas di bawah permukaan daerah panas bumi Maritaing. Pada penelitian ini terdapat 18 stasiun pengukuran yang terbagi menjadi 2 lintasan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prospek panas bumi di wilayah Maritaing terletak di sekitar terjadinya manifestasi mata air panas permukaan dengan luas 4 km2. Caps rock dari sistem panas bumi (sistem geotermal) ditunjukkan dengan nilai resistivitas lt 10 m yang tersebar di area manifestasi. Zona transisi pada sistem geotermal ini memiliki nilai resistivitas sedang yaitu 20 ndash 100 m dan diperkirakan merupakan reservoir sistem geotermal yang terletak pada kedalaman 750 ndash 1000 meter. Sumber panasnya berasal dari aktivitas magmatisme terakhir di sekitar Karitemang. Kata Kunci Sistem Panas Bumi MT Resistivitas Model 1D Model 2D Maritaing