Skripsi
Respons masyarakat terhadap bentuk ujaran kebencian melalui media sosial di Desa Walikukun Kabupaten Ngawi / Aqsal Ghiffari Ramadhan
Abstrak
Ujaran kebencian melalui media sosial menjadi kejahatan dunia digital yang berpengaruh kepada persatuan masyarakat. Publikasi ini bertujuan untuk menelaah bentuk ujaran kebencian mengambil respons masyarakat dan menjelaskan upaya Pemerintah Desa Walikukun dalam menanggulangi kasus ini serta menjaga perdamaian di lingkungannya. Metode dalam publikasi ini adalah kualitatif dan studi kasus. Masyarakat dan dokumentasi temuan di lapangan sebagai sumber data juga dengan bibliografi kepustakaan. Melalui observasi lapangan wawancara dan dokumentasi dipakai dalam mendapatkan data. Menyimpulkan hasil data penelitian menggunakan teknik analisis Milles dan Huberman untuk publikasi ini. Bentuk ujaran kebencian yang ditemukan di masyarakat Desa Walikukun adalah konten yang telah dibagikan dari masyarakat lain secara berulang. Respons masyarakat dari temuan ini adalah membiarkan dan tidak mau menanggapi secara berlebihan. Upaya pemerintah desa dalam menanggulangi kasus ini adalah komunikasi koordinasi dan kolaborasi antar lembaga dengan masyarakat.