Tesis
Identifikasi kendala guru dan peserta didik pada penyelenggaraan pembelajaran pendidikan jasmani secara daring di SMAN dan SMKN Kabupaten Jember / Ronaldo Arief Hidayat
Abstrak
Pendidikan jasmani merupakan suatu proses pendidikan melalui aktivitas jasmani yang ditujukan untuk meningkatkan kebugaran jasmani mengembangkan kinerja motorik sportivitas kecerdasan emosional pengetahuan dan perilaku hidup sehat aktif. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji membandingkan kendala dan solusi penyelenggaraan pembelajaran pendidikan jasmani secara daring yang dihadapi guru dan peserta didik di SMAN dan SMKN Kabupaten Jember. Rancangan Penelitian ini menggunakan metode survei dengan pengumpulan data menggunakan penelitian kuantitatif kuesioner dan kualitatif melalui observasi wawancara dan dokumentasi. Populasi dalam penelitian ini adalah berjumlah 30 orang Guru Pendidikan Jasmani dan yang berjumlah 317 orang Peserta Didik kelas X SMAN dan SMKN Kabupaten Jember dan sampel yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan teknik nonprobability sampling dengan sampling jenuh pada guru pendidikan jasmani sebanyak 30 orang. Namun pada teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah simple random sampling atau sampel acak sederhana yang digunakan pada peserta didik sebanyak 177 orang. Dalam penelitian ini menggunakan alat non eksperimen berupa kuesioner dan menggunakan wawancara tidak terstruktur. Pada penelitian ini teknik analisis data yang digunakan adalah analisis data Kuantitatif dan Kualitatif. Hasil analisis data menunjukkan bahwa 1) Guru di SMAN Kabupaten Jember mengalami kendala saat memberikan diskusi kepada peserta didik dengan persentase 46 2% dan mengalami kendala saat menyampaikan hasil kerja individu peserta didik dengan persentase 46 2% 2) Guru di SMKN Kabupaten Jember mengalami kendala dalam menyediakan sarana interaksi antara siswa dengan persentase 41 2% dan mengalami kendala saat memberikan fasilitas interaksi antar peserta didik dengan guru dengan persentase 41 2%. 3) Peserta Didik di SMAN Kabupaten Jember mengalami kendala jaringan dengan persentase 49 4% mengalami kendala penyampaian materi yang disampaikan oleh guru dengan persentase 49 4% dan mengalami kendala saat memahami materi isi oleh guru dengan persentase 53 9%. 4) Peserta Didik di SMKN Kabupaten Jember mengalami kendala jaringan dengan persentase 69 3% dan mengalami kendala saat memahami materi isi oleh guru dengan persentase 62 5%. Kesimpulan yaitu bagi guru di SMAN dan SMKN Kabupaten Jember khususnya pada pembelajaran pendidikan jasmani secara daring sudah terlaksana dengan baik namun ada beberapa mengalami kendala. Sedangkan bagi peserta didik di SMAN dan SMKN Kabupaten Jember khususnya di pembelajaran pendidikan jasmani secara daring mengalami kendala jaringan mengalami kendala penyampaian materi oleh guru dan mengalami kendala saat memahami materi isi oleh guru. Saran bagi Guru pendidikan jasmani khususnya pembelajaran secara daring harus banyak menguasai Informasi dan Teknologi (IT) dan menggunakan beberapa metode pembelajaran saat daring. Dan bagi Peserta Didik khususnya pembelajaran secara daring harus lebih banyak memahami materi dan mengerjakan tugas dengan baik.