Tesis
Efektivitas model pembelajaran inkuiri terbimbing berbantuan instagram terhadap hasil belajar, motivasi, dan kemandirian belajar mahasiswa materi analisis kualitatif kation golongan i dan ii / Pipit Dwi Yulianti
Abstrak
Pembelajaran analisis kualitatif kation yang mengintegrasikan representasi makroskopik mikroskopik dan simbolik membutuhkan visualisasi konsep yang bersifat abstrak. Salah satu upaya untuk memvisualisasikan konsep-konsep kimia secara menarik dengan menggunakan jejaring sosial yang familiar dikalangan generasi muda yaitu Instagram. Instagram dapat dibuat dengan konten berupa ilustrasi gambar sehingga memudahkan materi untuk dipahami meningkatkan rasa ingin tahu serta meningkatkan ketertarikan belajar secara mandiri. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas model pembelajaran inkuiri terbimbing berbantuan Instagram terhadap hasil belajar motivasi dan kemandirian belajar mahasiswa. Penelitian ini menggunakan rancangan eksperimental semu (quasi experiment) tipe post-test only control group design. Teknik pengambilan sampel dilakukan secara acak berkelompok (cluster random sampling). Subyek penelitian adalah 55 mahasiswa jurusan kimia Universitas Negeri Malang yang tengah menempuh perkuliahan semester III. Data penelitian adalah hasil belajar motivasi dan kemandirian belajar mahasiswa. Instrumen penelitian berupa tes hasil belajar angket motivasi dan lembar observasi aktivitas belajar mahasiswa yang telah diuji validitas dan reliabilitas. Media pembelajaran Instagram yang digunakan dalam penelitian ini merupakan pengembangan dari orang lain yang sebelumnya telah divalidasi oleh pakar. Analisis data menggunakan Independen sample t-Test dan N-Gain score. Uji prasyarat menunjukkan kedua kelas memiliki kemampuan awal sama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Terdapat perbedaan hasil belajar analisis kualitatif kation golongan I dan II mahasiswa yang dibelajarkan menggunakan model inkuiri terbimbing berbantuan Instagram (X 79 78) dengan mahasiswa yang dibelajarkan menggunakan model inkuiri terbimbing tanpa bantuan Instagram (X 71 78). (2) Terdapat perbedaan secara signifikan pada motivasi belajar mahasiswa yang dibelajarkan menggunakan model inkuiri terbimbing berbantuan Instagram (X 81 67) dengan mahasiswa yang dibelajarkan menggunakan model inkuiri terbimbing tanpa bantuan Instagram (X 77 08). (3) Terdapat perbedaan kemandirian belajar mahasiswa yang dibelajarkan menggunakan model inkuiri terbimbing berbantuan Instagram (X 82 54) dengan mahasiswa yang dibelajarkan menggunakan model inkuiri terbimbing tanpa bantuan Instagram (X 76 75). Hal tersebut didukung dengan hasil N-gain score pada kelas eksperimen (g 0 66) lebih tinggi dari kelas kontrol (g 0 52). Oleh sebab itu dapat disimpulkan Instagram efektif dalam meningkatkan hasil belajar motivasi dan kemandirian belajar mahasiswa pada materi analisis kualitatif kation golongan I dan II.