Tugas Akhir
Analisa produktivitas pemasangan bekisting dan perancah pada pekerjaan beton pada proyek pembangunan Gedung Kuliah Universitas Muhammadiyah Lamongan / HR. Gagas Prima Abrar Manaf
Abstrak
Karena menentukan kesesuaian perencanaan jadwal dan kemajuan pekerjaan lapangan maka nilai produktivitas pekerja berpengaruh terhadap keberhasilan pelaksanaan jadwal pada proyek konstruksi. Karena pembangunan struktur beton bertulang merupakan salah satu tugas terpenting dalam perencanaan jadwal maka perlu dilakukan evaluasi produktivitas karyawan. Oleh karena itu agar suatu proyek dapat diselesaikan sesuai dengan jadwal tim perencanaan dan tim pelaksana harus bekerja sama dengan baik. Selain itu untuk memenuhi kebutuhan kemajuan lapangan pelaksana proyek perlu terampil dalam menyeleksi tenaga kerja terampil. Nilai produktivitas pekerja yang tinggi juga belum tentu menjamin keberhasilan suatu proyek. Perlu adanya kualitas yang harus dijaga konsisten selama pelaksanaan proyek konstruksi. Maka perlu adanya pengawasan yang terampil dan teliti untuk dapat menjamin kuantitas dan kualitas yang baik. Tujuan tugas akhir ini adalah untuk mengkaji faktor-faktor yang dapat mempengaruhi produktivitas pekerja dan produktivitas kerja pemasangan bekisting dan scaffolding pada pembangunan Gedung Kuliah Universitas Muhammadiyah Lamongan. Metode Time Study digunakan untuk perhitungan produktivitas tenaga kerja. Metode Time Study menggunakan nilai waktu dasar dari pengamatan untuk menentukan waktu baku pada suatu pekerjaan yang selanjutnya digunakan untuk menghitung nilai produktivitas pekerja. 12 29 m2/OH 27 64 m2/OH dan 34 50 m2/OH merupakan hasil analisis dan perhitungan nilai produktivitas pekerja yang diperoleh selama pemasangan kolom balok dan pelat lantai. Analisis nilai produktivitas pada pekerjaan pemasangan bekisting dan scaffolding diketahui bahwa letak antara bahan tempat kerja jumlah pekerja relaxation allowances bahan yang digunakan cara pelaksanaan alat yang digunakan energi dan motivasi pekerja dan jam kerja semuanya dapat berdampak pada produktivitas tenaga kerja.