Disertasi
Analisis isi dengan pendekatan systematic literature review tentang sumber belajar di Pesantren Indonesia / Dwi Puspitarini
Abstrak
ABSTRAK Puspitarini Dwi. 2022. Analisis Isi dengan Pendekatan Systematic Literature Review tentang Sumber Belajar Pendidikan Karakter Moral dan Etika di Pesantren Indonesia. Disertasi Program Studi Teknologi Pembelajaran Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Prof. Dr. I Nyoman Sudana Degeng M.Pd. (2) Dr. Henry Praherdhiono S.S. M.Pd. (3) Dra. Nunung Suryati M.Ed. Ph.D. Kata kunci Analisis isi sumber belajar pendidikan moral karakter tinjauan literatur sistematis pesantren. Dunia pendidikan di Indonesia masih diwarnai dengan berbagai tindakan destruktif yaitu kenakalan pelajar kekerasan tindakan asusila narkoba bullying tipisnya solidaritas dan adab kesopanan dan lainnya. Upaya untuk lebih menanamkan nilai-nilai karakter moral pada generasi muda tetap menjadi agenda berkelanjutan prioritas utama sektor pendidikan termasuk di pesantren. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan tinjauan secara sistematis pada penelitian terdahulu terkait sumber belajar pendidikan karakter moral dan etika di pesantren yang bermanfaat sebagai rangkuman komprehensif untuk bahan evaluasi dasar teori (referensi) dan mengetahui tema yang sudah dan belum banyak diteliti sehingga menjadi pijakan para future researcher untuk menggali ide penelitian selanjutnya. Berkenaan dengan tujuan tersebut research question yang dibahas adalah (1) bagaimana pesan (message) pendidikan karakter moral dan etika di pesantren (2) bagaimana performa kyai pengasuh dan karakteristik santri (people) dalam pendidikan karakter moral dan etika di pesantren (3) bagaimana penggunaan muatan nilai-nilai (materials) dalam pendidikan karakter moral dan etika di pesantren (4) bagaimana penggunaan alat (device) dalam menanamkan pendidikan moral karakter dan etika di pesantren (5) bagaimana penggunaan teknik (metode) sebagai strategi penyampaian pembelajaran karakter moral dan etika di pesantren (6) bagaimana peran latar (setting) pesantren dalam pendidikan karakter moral dan etika dan (7) bagaimana framework sumber belajar pendidikan karakter terintegrasi di pesantren untuk tawaran (plan design) selanjutnya Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan kombinasi metode SLR (systematic literature review) dan content analysis. Tahapan/prosedur pelaksanaan penelitian mengikuti PRISMA (Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analysis) protocol yaitu (1) identifikasi (2) penyaringan (3) kelayakan dan (4) inklusi. Tahapan-tahapan tersebut dijabarkan dalam diagram alur (flow diagram) sebagai panduan langkah-langkah pelaksanaan penelitian. Strategi pencarian data dimulai dengan (1) menentukan database yaitu artikel jurnal terindeks Scopus dalam kurun waktu 2011-2020 keywords character education moral values ethics Indonesian pesantren Islamic boarding house (2) selanjutnya artikel yang diperoleh diekstraksi dengan kriteria eksklusi (3) kriteria inklusi (4) dinilai dengan kriteria kelayakan dan (5) hasilnya adalah data final yang dianalisis pada tahap analisis isi. Analisis isi kualitatif dilaksanakan dengan mengidentifikasi mengklasifikasi dan menganalisis data dalam bentuk deskripsi. Hasil penelitian ini berupa paparan intisari sumber belajar pendidikan karakter di pesantren yaitu (1) terkait pesan (message) pendidikan karakter di pesantren adalah menanamkan landasan religious yang kuat untuk melaksanakan kewajiban kepada Tuhan mengasah kepemimpinan dan patriotisme menambah pengetahuan dan keterampilan memperkuat kemandirian membangun kebajikan peduli sosial dan lingkungan mengembangkan teknologi informasi dikalangan santri dan senantiasa hidup bersih dan sehat membentuk kepribadian santri tangguh unggul mandiri sederhana ikhlas disiplin dan berkarakter akhaqul karimah (2) kyai merupakan panutan dan teladan santri baik perkataan maupun perilakunya yang bertanggungjawab memimpin pesantren tokoh agama yang berpengaruh dan kharismatik serta tokoh strategis yang memberikan pengajaran pengajian ilmu agama di pesantren sedangkan santri memiliki karakteristik tawaddhu rsquo (patuh/taat) berakhlaq baik menjalankan kewajiban agama dengan kesungguhan mempelajari dan menguasai kitab-kitab literatur khas pesantren mandiri di masyarakat peka lingkungan dan bersosialisasi memiliki bertanggung jawab dan memiliki kecintaan kepada bangsa dan negaranya (3) muatan materi (nilai-nilai) karakter mulia santri dapat terealisasi dengan internalisasi nilai religius (kepatuhan beragama) nilai kepedulian sosial dan lingkungan nilai pengetahuan literasi digital media nilai kemandirian keikhlasan kesederhanaan toleransi dan komunikasi (inovasi personal) serta nilai kepemimpinan dan nasionalisme (4) media yang digunakan di pesantren tergolong tradisional maka perkembangan teknologi menuntut pesantren tanggap berinovasi menghadirkan alternatif media yang sesuai baik elektronik (digital) maupun non elektronik (5) teknik (metode) yang dilaksanakan adalah keteladanan pembiasaan integrasi pada banyak kegiatan santri membaca literatur khas pesantren dan interaksi intensif santri dan ustadz. Metode lainnya tidak hanya bersumber dari bidang keagamaan tetapi juga dari bidang ilmu umum (multidiscipline) seperti ilmu kesehatan ekonomi (entrepreneur) teknologi dan informasi komunikasi kepemimpinan berbangsa dan bernegara (6) setting berupa lingkungan sangat berperan dalam proses pendewasaan karakter santri yaitu terciptanya interrelasi dialogis antara kyai santri ustadz dan semua yang ada disekitar santri dan (7) framework pendidikan karakter terintegrasi dibangun dengan sumber belajar pendidikan karakter yang saling berpadu bersinergi saling ketergantungan satu dengan yang lain.