Skripsi
Pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw berbantuan discord terhadap collaboration skill mata pelajaran sistem keamanan jaringan siswa kompetensi keahlian TKJ / Brian Sandi Ivanov
Abstrak
Konsep 4C (Collaboration Creativity Communication dan Critical Thinking) menjadi hal yang penting dalam melaksanakan pembelajaran di sekolah terlebih kemampuan collaboration dimana siswa harus bisa saling membantu pekerjaan dalam kelompok. Pembelajaran daring juga sudah menjadi metode yang sering digunakan. Guna meningkatkan hasil belajar terkait collaboration skill diperlukan model yang pas supaya siswa tidak merasa jenuh serta hasil belajar meningkat. Dikarenakan permasalahan tersebut maka diperlukan alternatif model saat pembelajaran berlangsung. Model alternatif diharapkan menarik bagi siswa saat kegiatan pembelajaran berlangsung. Pembelajaran dengan implementasi model jigsaw yang membuat siswa berkolaborasi dengan kelompok berbeda dengan bantuan aplikasi Discord menjadi alternatif yang bisa diterapkan pada sekolah. Penelitian dilaksanakan memakai konsep riset quasi eksperimen dengan tipe nonequivalent control group design untuk meneliti perbedaan implementasi antara bentuk kegiatan belajar mengajar jenis jigsaw berbantuan Discord dengan model problem-based learning terhadap collaboration skill siswa TKJ. Populasi penelitian yaitu kelas XI SIJA A sebagai kelas eksperimen dan kelas XI SIJA B sebagai kelas kontrol. Data penelitian yang akan dikumpulkan menggunakan lembar observasi serta untuk mengetahui collaboration skill akan diambil dari hasil kuesioner angket dan pretest-posttest. Hasil penelitian yang dijabarkan diketahui terdapat pengaruh yang lebih signifikan kepada kelas eksperimen. Hasil belajar ini juga didapatkan nilai signifikansi dari perbandingan kedua kelas yaitu 0 006 yang nilainya lebih rendah dari 0 05 maka data dapat dianggap berpengaruh signifikan. Hasil dari penelitian menjelaskan bahwa kelas eksperimen pengaruh yang lebih signifikan pada hasil pembelajaran kelas untuk meningkatkan collaboration skill. Pada hasil pre-test diketahui pemahaman materi dari kedua kelas tidak terlalu jauh kemudian diujikan nilai signifikansi dari hasil post-test dimana kelas eksperimen lebih berpengaruh dari hasil belajar. Kuesioner yang diberikan juga mendapatkan hasil dimana penggunaan model pembelajaran jigsaw dapat diterima oleh kelas eksperimen.