Tesis
Pengaruh model pembelajaran earthcomm berbantuan story map terhadap kemampuan penerapan konsep geografi ditinjau dari motivasi belajar peserta didik pada materi mitigasi bencana di SMA Laboratorium UM / Febri Arissandi
Abstrak
Model pembelajaran earthcomm berbantuan story map dipadukan pada materi mitigasi bencana. Kelebihan model pembelajaran ini memiliki beberapa yaitu (1) model pembelajaran ini dapat meningkatkan hasil belajar dan prestasi peserta didik pada penelitian yang lalu (2) model pembelajaran ini tergolong model pembelajaran yang baru (3) model pembelajaran ini mampu mengarahkan peserta didik untuk memecahkan masalah yang ada dimasyarakat terkait dengan kebumian (4) model pembelajaran ini kompatibel jika digunakan pada mata pelajaran geografi. Penerapan story map diharapkan akan dapat menjadi sumber belajar alternatif yang dapat meningkatkan efisiensi dan efektifitas proses dan hasil belajar peserta didik. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui adanya interaksi model pembelajaran earthcomm berbantuan story map dan motivasi belajar terhadap kemampuan penerapan konsep geografi padamateri mitigasi bencana di SMA Laboratorium UM. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu yang termasuk dalam penelitian kuantitatif. Subjek penelitian ini berjumlah 60 peserta didik dengan rincian yaitu XII IPS 1 sebagai kelas eksperimen dengan jumlah 30 peserta didik dan XII IPS 2 sebagai kelas kontrol dengan jumlah 30 peserta didik. Instrumen pengumpulan data yang digunakan untuk mengukur kemampuan penerapan konsep geografi yaitu soal esai dan mengukur motivasi belajar peserta didik angket skala likert. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji beda statistik parametrik dengan uji hipotesis menggunakan uji t untuk dua sampel tidak berpasangan untuk hipotesis pertama dan uji F untuk hipotesis kedua dengan bantuan dari program aplikasi IBM Statistic SPSS 23.0 for Windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran earthcomm terhadap kemampuan penerapan konsep geografi pada materi mitigasi bencana di SMA Laboratorium UM. Hal ini berdasarkan hasil uji t nilai signifikansi atau probabilitas yaitu 0.000. Taraf signifikansi data nilai penerapan konsep georgafi kurang dari 0 05 maka nilai ini menjadi salah satu acuan bahwa H0 ditolak. Kemudian jika kita bandingkan mean dari kelas kontrol dan kelas eksperimen yaitu 76.93 dan 84.13. Hipotesis kedua terdapat pengaruh signifikan model pembelajaran earthcomm berbantuan story map dan motivasi belajar terhadap kemampuan penerapan konsep geografi pada materi mitigasi bencana di SMA Laboratorium UM. Hal ini berdasarkan hasil uji F bahwa nilai signifikansi atau probabilitas antara variabel bebas dan terikat adalah 0.000 maka nilai terebut kurang dari 0.05. Sehingga dapat disimpulkan bahwa H0 ditolak dan H1 diterima.