Skripsi
Analisis komunitas capung (odonata) di Hutan Produksi Pantai Pesanggrahan, Kabupaten Malang / Sisilia Agis Aprilia Andini
Abstrak
Capung merupakan salah satu serangga yang dapat dijadikan sebagai bioindikator untuk penilaian baik atau buruknya suatu lingkungan perairan maupun hutan. Capung tidak akan ditemukan pada hutan yang telah mengalami alih fungsi lahan. Hutan Pantai Pesanggrahan merupakan salah satu kawasan yang mengalami perubahan sebagian kawasan hutan lindung beralih menjadi hutan produksi dan saat ini kawasan tersebut menjadi destinasi wisata di Kabupaten Malang. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi komposisi spesies capung di Hutan Produksi Pantai Pesanggrahan sebagai data awal (data base) serta menganalisis tingkat keanekaragaan kemerataan kekayaan spesies dan kelimpahan relatif capung. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif eksploratif. Pengambilan sampel dilakukan di Hutan Produksi Pantai Pesanggrahan dimulai pukul 07.00-10.00 WIB dengan metode walking transect. Pengambilan sampel dilakukan sebanyak 3 kali ulangan dengan metode survei perjumpaan langsung. Hasil penelitian menunjukkan ditemukan sebanyak dalam 2 famili yang terdiri dari 19 spesies 3 spesies dari famili Coenagrionidae dan 16 spesies dari famili Libelluidae. Spesies yang paling banyak ditemukan yaitu Brachythemis contaminata dan Orthetrum sabina dengan nilai kelimpahan relatif sebanyak 35% dan 23 75%. Indeks keanekaragaman tergolong sedang dengan nilai sebesar 1 884 nilai indeks kemerataan sebesar 0 639 yang masuk ke dalam kategori kemerataan sedang dan indeks kekayaan sebesar 3 284 yang masuk ke dalam kategori kekayaan sedang.