Skripsi
Studi tentang motif dan warna batik lebak dengan unsur Suku Baduy “Leuit Sijimat” pada sentra produksi batik lebak “chanting pradana” Kabupaten Lebak Banten / Mellati Khoirunnisa Fithriyana
Abstrak
Fithriyana M. K. 2022. Studi Tentang Motif Dan Warna Batik Lebak Dengan Unsur Suku Baduy ldquo Leuit Sijimat rdquo Pada Sentra Produksi Batik Lebak ldquo Chanting Pradana rdquo Kabupaten Lebak Banten. Skripsi Departemen Teknologi Industri Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang Pembimbing (I) Dra. Hapsari Kusumawardani M.Pd. (II) Dra. Sri Eko Puji Rahayu M.Si. Batik Lebak dengan unsur Suku Baduy ldquo Leuit Sijimat rdquo merupakan salah satu batik di Indonesia yang lembaran kainnya bermotif dan berwarna pembuatannya secara khusus menerapkan lilin diatas kain. Hasil karya Indonesia ini didalamnya memadukan antara seni dan teknologi. Batik memiliki motif dan warna serta filosofi yang mengandung makna informasi tentang adat istiadat stratifikasi sosial keadaan alam kehidupan sehari-hari. Salah satu batik yang memiliki makna-makna tersebut adalah batik Lebak dengan unsur Suku Baduy ldquo Leuit Sijimat rdquo . Fokus pada penelitian ini adalah makna motif dan makna warna dari batik Lebak dengan unsur Suku Baduy ldquo Leuit Sijimat rdquo yang diproduksi oleh sentra produksi batik Lebak ldquo Chanting Pradana rdquo Kabupaten Lebak Banten. Tujuan adanya penelitian ini dapat mengetahui makna dari motif dan warna dari batik Lebak unsur Suku Baduy ldquo Leuit Sijimat rdquo . Diharapkan bagi industri dan pengrajin batik dapat mengembangkan dan menciptakan hal baru dari penciptaan motif dan warna dari batik-batik Lebak. Penelitian ini berharap dapat memberikan manfaat dan pengembangan lebih lanjut bagi pihak-pihak yang terkait. Hasil dari penelitian yang telah dilakukan mendapatkan informasi tentang 1) sejarah dari batik Lebak. 2) Penciptaan dan penamaan dari batik Lebak. 3) Batik Lebak mengangkat unsur Suku Baduy yaitu salah satunya adalah ldquo Leuit Sijimat rdquo . 4) Makna motif dari batik Lebak ldquo Leuit Sijimat rdquo . 5) Makna warna dari batik Lebak ldquo Leuit Sijimat rdquo . 6) Perkembangan dari motif dan warna batik Lebak unsur Suku Baduy ldquo Leuit Sijimat rdquo . 7) Jenis batik Lebak unsur Suku Baduy ldquo Leuit Sijimat rdquo menurut proses pembuatannya. Kesimpulan dari penelitian ini antara lain 1) Batik Lebak dengan unsur Suku Baduy ldquo Leuit Sijimat rdquo memiliki 4 unsur motif yang memiliki makna tidak jauh dari kepercayaan mereka dan sebagai makna untuk kebutuhan pangan dan papan mereka diantaranya Leuit Baduy Angklung Buhun Dogdog Lojor/Bedug Lojor Rumah Baduy. 2) Makna warna dari Batik Lebak ldquo Leuit Sijimat rdquo memiliki ciri khas warna biru melambangkan kelestarian alam semesta selalu menjaga dan mengingat para leluhur mereka dan hitam melambangkan kesederhanaan kesejahteraan dan kemakmuran bagi masyarakat adat Suku Baduy dan tidak membedakan satu sama lain. 3) Perkembangan secara signifikan dari segi unsur motif dan warna tidak mematenkan apa yang menjadi ciri khas dari adat istiadat maupun keseharian dari adat Suku Baduy tetapi dengan mengembangkan dan menciptakan hal-hal baru industri dan pengrajin batik tidak menghilangkan unsur asli dari hak cipta keaslian batik Lebak unsur Suku Baduy ldquo Leuit Sijimat rdquo . Saran penelitian ini antara lain 1) Banyak motif batik Lebak yang belum tergali diharapkan bagi peneliti selanjutnya dapat dijadikan sumber referensi. 2) Bagi Industri ldquo Chanting Pradana rdquo diharapkan melihat trendforecasting warna tiap tahunnya. 3) Lebih memperhatikan K3 (keselamatan dan kesehatan kerja) para pekerja di ldquo Chanting Pradana rdquo dalam memproduksi batik-batik Lebak. 4) Dalam pemasaran dan penjualan di ldquo Chanting Pradana rdquo dapat meningkatkan kualitas dan bahan yang diproduksi. 5) Dapat meningkatkan bagian tempat produksi agar lebih nyaman.