UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Tesis

Pengaruh penambahan tembaga oksida dan graphene terhadap karakteristik membran nanokomposit selulosa bakteri / Jibril Maulana

Maulana, Jibril - Nama Orang;

Abstrak
Selulosa bakteri (BC) merupakan jaringan polimer alami yang memiliki sifat mekanik yang tinggi dan telah digunakan sebagai matriks untuk penyusunan nanokomposit untuk berbagai aplikasi yang berbeda. Pemanfaatan limbah kulit nanas dapat digunakan sebagai sumber selulosa yang memungkinan digunakan dalam banyak aplikasi salah satunya membrane BC. Tembaga oksida (CuO) merupakan salah satu material yang memiliki karakterisik material antibakteri dan berfungsi sebagai penguat mekanis biokomposit. Penambahan unsur pada biokomposit juga dapat meningkatkan efektifitas dari sifat antibacterial BC/CuO salah satunya menggunakan Graphene. Graphene merupakan lembaran carbon tunggal murni dan telah digunakan untuk campuran bahan komposit dengan kemampuan yang beraneka ragam. Penelitian ini menghasilkan produk nanokomposit bermatriks selulosa bakteri dari limbah kulit nanas yang memiliki sifat anti bakteri. Tujuan penelitian adalah mengalisis permukaan kristal gugus fungsi dan kuat tarik nanokomposit BC/CuO/graphene. Rancangan riset berupa penelitian eksplorasi dan eksperimental. Setelah dilakukan pengujian pada hasil SEM ditunjukkan bahwa terdapat porositas pada permukaan nanokomposit dan setelah ditambahkan CuO-NP pada nanokomposit terjadi aglomerasi dan aglomerasi berkurang ketika ditambahkan graphene. Hasil XRD menunjukkan adanya penurunan jumlah kristal seiring penambahan graphene pada nanokomposit identifikasi yang ditunjukkan oleh alat FTIR menujukkan adanya ikatan antara BC-Cu-graphene pada nanokomposit BC/CuO/graphene. Berdasarkan nilai uji tarik yang didapat diketahui bahwa penambahan graphene cenderung menurunkan kekuatan mekanis nanokomposit. Pada uji kekasaran menunjukkan penambahan CuO meningkatkan kekasaran pada permukaan nanokomposit BC/CuO dan penambahan graphene pada nanokomposit cenderung menurunkan kekasaran permukaan pada nanokomposit BC/CuO. Hasil paling optimal ditunjukkan pada sampel membran nanokomposit selulosa bakteri dengan penambahan CuO 2% dan Graphene 0 3%. dimana pada keseluruhan pengujian menunjukkan adanya ikatan yang baik antara BC CuO dan graphene yang mampu mendukung satu sama lain.


Informasi Detail
DDC
Rt 537.2448 MAU p
Prodi
Universitas Negeri Malang. Program Studi Teknik Mesin, 2022.
Deskripsi Fisik
xvii, 167 lembar : ilus. ; 30 cm
Bahasa
Indonesia
No Reg
00187/RT/23
Edisi
Tesis (Pascasarjana)--Universitas Negeri Malang. 2022
Subjek
1. NANOKOMPOSIT - UJI TARIK
Pembimbing
1. Prof. Dr. Heru Suryanto, S.t., M.t.;2. Dr. Aminnudin, S.t., M.t.
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik