Skripsi
Pengembangan bahan ajar modul menulis tembang macapat untuk siswa Kelas viii SMP Negeri 1 Dampit / Riski Wahyu Oktaviani
Abstrak
Dalam proses pembelajaran kebutuhan bahan ajar sangat penting dalam keberlangsungan proses pembelajaran. Bahan ajar merupakan seperangkat sarana pembelajaran yang tersusun secara sistematis. Bahasa Jawa merupakan salah satu wadah untuk mengasah karakter anak. Dengan demikian perlu dilakukan pengembangan modul menulis tembang macapat untuk memenuhi kebutuhan siswa dan guru pada pembelajaran menulis tembang macapat. Buku modul ini struktur kebahasaan tembang macapat pesan moral tembang macapat serta bagaiman cara mengembangkan teks tembang macapat secara mandiri dengan memerhatikan isi dan nilai didalamnya. Kebutuhan siswa dan guru terhadap buku sebagai media pembelajaran tersebut menjadi dasar untuk melakukan inovasi baru terhadap dunia pendidikan. Oleh sebab itu peneliti akan mengembangkan sebuah buku modul menulis tembang macapat untuk memenuhi kebutuhan siswa dan guru pada pembelajaran menulis teks tembang macapat. Dengan adanya permasalahan tersebut penelitian dan pengembangan ini memiliki tujuan yaitu (1) Menghasilkan media pembelajaran berupa buku modul menulis tembang macapat untuk mendukung pembelajaran menulis tembang macapat. (2) Mendeskripsikan karakteristik buku modul menulis tembang macapat untuk mendukung pembelajaran menulis cerpen. (3) Mendeskripsikan kelayakan buku modul menulis tembang macapat untuk mendukung pembelajaran menulis tembang macapat. Modul yang dihasilkan berisi (1) contoh teks tembang macapat beserta makna dan link video tembang macapat (2) materi rinci pada setiap kegiatan (3) latihan soal pada setiap kegiatan dan petunjuk pengerjaan (4) langkah-langkah mengembangkan teks tembang macapat (5) contoh hasil mengembangkan teks tembang macapat dan (6) tes formatif mengenai materi yang sudah dipelajari. Model pengembangan yang digunakan adalah model pengembangan Borg dan Gall yang diadaptasi menjadi tujuh tahap yaitu (1) pengumpulan data dan informasi awal (2) perencanaan (3) pengembangan format produk awal (4) pelaksanaan uji coba produk (5) revisi produk awal (6) pelaksaan uji coba lapangan terbatas (7) penyempurnaan produk akhir. Tahap pengumpulan data dan informasi awal dilakukan dengan wawancara bersama guru mata pelajaran Bahasa Daerah di sekolah sasaran. Tahap perencanaan merupakan tahap merumuskan tujuan pembelajaran yang harus dituntaskan oleh peserta didik butir-butir materi serta merumuskan instrumen validasi untuk para ahli yang sesuai dengan aspek kompetensi. Taham pengembangan format produk awal dilakukan dengan menyusun dan menghimpun infromasi berupa materi dan latihan hingga menjadi prototipe. Tahap pelaksanaan uji coba produk dilakukan setelah sebelumnya melaksanakan uji validasi ahli. Uji coba dilakukan secara terbatas pada sekolah sasaran. Tahap penyempurnaan produk akhir dilakukan dengan melakukan perbaikan sesuai dengan arahan dari para ahli dan hasil penilaian. Produk yang dikembangkan dalam penelitian dan pengembangan ini adalah modul menulis tembang macapat berdasarkan teks tembang macapat berbentuk modul cetak untuk siswa kelas X. Modul yang dikembangkan berisi kompetensi dasar tujuan pembelajaran materi dan latihan. Kompetensi dasar yang terdapat dalam modul ini adalah kompetensi dasar 3.5 yaitu memahami struktur teks unsur kebahasaan dan pesan moral tembang macapat secara lisan dan tulis dan kompetensi dasar 4.5 yaitu mengubah teks tembang macapat menjadi teks prosa. Materi dalam modul ini disajikan per KD dengan rincian sebagai berikut. (1) materi yang terdapat pada KD 3.5 yaitu (a) struktur teks tembang macapat (b) sasmita tembang macapat (c) pesan moral tembang macapat dan (d) kutipan tembang macapat (2) materi yang terdapat pada KD 4.5 yaitu (a) teknik parafrase dan (b) langkah-langkah menulis tembang macapat. Latihan dalam modul ini berisi latihan mandiri dan kelompok yang disusun sesuai KD 3.5 dan 4.5. Produk modul yang dikembangkan peneliti juga memliki kelemahan dan kelebihan. Kelebihan dari moduk ini yaitu (1) modul ini dikembangkan untuk mempermudah peserta didik untuk menulis tembang macapat (2) modul yang dikembangkan berbentuk cetak dengan dilengkapi penautan link berbentuk QR code (3) selain dalam bentuk cetak modul juga dapat diakses dalam bentuk PDF (4) tampilan modul yang dikembangkan dibuat menarik meskipun dengan warna yang sederhana dan (5) dalam modul yang dikembangkan dalam evaluasi (latihan soal) terdapat langkah-langkah pengerjaan terutama dalam hal menulis. Selain kelebihan kekurangan dari produk modul yang dikembangkan yaitu (1) materi dan latihan soal yang disajikan terbatas pada teks tembang macapat dan (2) modul yang dikembangkan kurang praktis berbentuk cetak.