Tesis
Implementasi toleransi melalui kegiatan berdoa di TK Tunas Kemala Bhayangkari 11 Mimika / Frederika Walten
Abstrak
Ringkasan Walten Frederika (2022). Implementasi Toleransi Melalui Kegiatan Berdoa di TK Tunas Kemala Bhayangkari 11Mimika. Tesis. Program studi Magister PAUD. Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang. Pembimbing I Dr. Sri Wahyuni M.Pd Pembimbingr II Dr. Ahmad Samawi M.Hum Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan perilaku toleransi peserta didik di Tunas Kemala Bhayangkari 11 Mimika melalui kegiatan berdoa. Kegiatan berdoa yang apada awalnya menggunakan naskah doa bersama dengan menyebutkan nama Tuhan secara umum bagi seluruh peserta didik. Kegiatan berdoa ini membiaskan pemahaman peserta didik tentang konsep beragama dan KeTuhanan. Mereka bahkan tidak mengetahui agama yang dianutnya. Letak TK Tunas Kemala Bhayangkari 11 mimika berada diantara Markas Komando TNI dan POLRI. Peserta didik sebagaian besar adalah Putra dan putri dari prajurit bangsa. Mereka berasala dari berbagai daerah di Indonesia dengan suku budaya dan agama yang beragam. TK Tunas Kemala Bhayangkari 11 adalah peserta madiri IKM. prinsisp pembelajaran IKM adalah berpusat pada peserta didik. Perubahan untuk menyesuaiak prisnsip pembelajaran berpusat kepada peserta didik diawali dengan mendata keberagaman agama yang dianut peserta didik di TK Tunas Kemala Bhayangkari 11. Ada 3 pemeluk agama yaitu Islam Kristen dan Katholik. Langkah selanjutnya menyusun naskah doa sejumlah agama yang ada di TK Tunas Kemala Bhayangkari 11. Naskah doa disusun dalam teks berbahasa Indonesia bermakna dan mudah dipahami peserta didik. Dalam nasakah doa tersebut penyebutan Tuhan secara spesifik sesuai dengan agamanya. Kegiatan berdoa dituntun oleh guru kelas.Guru kelas menuntun kegiatan berdoa sebagai bentuk profesionalitas dan tidak mencampur adukkan ajaran agama. Fokus penelitian ini adalah deskripsi perilaku toleransi dan startegi kegiatan berdoa di TK Tunas Kamala Bhayangkari 11 Mimika. Kegiatan berdoa dilakukan secara berkelompok pada pemeluk agama yang sama dan bergantian dengan pemeluk agama lain. Analisis data dalam penelitian ini penelitin menggunakan analaisi datan Huberman dan Miles dalam bentuk kualitatif deskriptif. Temuan pada penelitian ini adalah (1) Stratetgi kegiatan berdoa dilaksanakan dengan berkelompok pemeluk agama dan bergantian dengan yang lain. (2) Perilaku toleransi peserta didik memberi kesempatan kepada teman untuk terelbih dahulu berdoa dan ketika dala kelompok lain sedang berdoa mereka duduk tenang Tidak mengganggu proses berdoa pemeluk agama lain. Sikap sederhana ini diharapkan akan tumbuh hingga anak dewasa. Sehingga peserta didik dapat hidup rukun berbaur dan berdampingan dengan pemeluk agama yang berbeda-beda. Perilaku toleransi ditumbuhkan sejak dini akan tumbuh menjadi kebudayaan dengan memegang teguh agama yang dianuntnya