Disertasi
Pengembangan program edukasi berbasis pendidikan ekonomi nonformal bagi UMKM penunjang pariwisata di Kabupaten Penajam Paser Utara / Indrayani
Abstrak
Dinamika keberadaan UMKM di Kabupaten PPU sangat menarik untuk dikaji. Pada studi pendahuluan ditemukan keunikan pengusaha UMKM dalam upayanya bertahan dalam menghadapi pandemi covid 19 dan kesiapan pelaku usaha UMKM Penunjang pariwisata dalam menyongsong iklim baru dengan adanya IKN dengan berbagai permasalahan yang dihadapinya. Penelitian ini menggunakan model penelitian pengembangan Design Based Research (DBR) oleh Reeves dengan langkah-langkah (1) menganalisis masalah praktis yang dihadapi oleh UMKM Penunjang Pariwisata dalam membangun usaha untuk menangkap peluang pertumbuhan sektor pariwisata di Kabupaten Penajam Paser Utara sebagai dampak pengembangan Ibu Kota Nusantara (IKN). Analisis dilakukan berkolaborasi dengan praktisi (2) pengembangan solusi untuk mengatasi masalah UMKM Penunjang Pariwisata yang teridentifikasi dan bersumber pada kualitas SDM pelaku usaha serta berimplikasi pada masalah produksi finansial pemasaran dan kemitraan. Penyusunan solusi diletakkan dalam kerangka teoretis yang relevan dan berbasis pendidikan ekonomi (3) evaluasi dan pengujian solusi yang dikembangkan pada kalangan pelaku UMKM Penunjang Pariwisata di lapangan dan pemangku kepentingan dan (4) pendokumentasian dan refleksi atas hasil evaluasi dan pengujian lapangan untuk menyempurnakan solusi dan menghasilkan prinsip-prinsip desain program pemberdayaan UMKM Penunjang Pariwisata dilandasi oleh pendidikan ekonomi. Hasil Penelitian pengembangan penelitian ini adalah Pemahaman pendidikan ekonomi pada pelaku UMKM Penunjang pariwisata di Kabupaten Penajam Paser Utara masih minim yakni 1) pelaku UMKM Penunjang pariwisata masih menggunakan pencatatan konvensional 2) pemahaman pengelolaan UMKM belum memisahkan pengaturan keuangan antara produksi dan kebutuhan pribadi 3) Daya saing SDM setempat terhadap pengelolaan UMKM yang membutuhkan skill seperti membatik IT masih minim 4) Kesadaran terhadap kepemilikan perizinan masih belum mengemuka 5) Pemahaman terhadap etos kerja seperti sikap jujur disiplin dan adil hanya sebatas pengalaman individu 6) Pengaturan keuangan sebatas memenuhi kebutuhan setiap hari. Keterbatasan penenelitian ini antara lain a. Konsep-konsep pendidikan ekonomi yang dijadikan sebagai landasan pengembangan program edukasi pelaku UMKM meliputi rasionalitas irrasionalitas gaya hidup moralitas dan altruisme tidak diinternalisasikan melalui pelaksanaan pendidikan informal secara khusus akan tetapi diinsersikan pada skema program pemberdayaan yang dikembangkan. Hal ini berkaitan dengan masalah efisiensi waktu dalam proses penelitian b. Efektivitas program pemberdayaan UMKM yang dikembangkan pengukurannya difokuskan pada peningkatan kemampuan UMKM yang bersangkutan untuk menangkap peluang bisnis sebagai dampak pertumbuhan sektor pariwisata di Kabupaten Penajam Paser Utara yang terefleksikan dari peningkatan omset dan terpasarkannya produk pada marketplace secara online. Pengukuran efektivitas tidak didasarkan pada pengetahuan dan pemahaman konsep-konsep pendidikan ekonomi yang dijadikan landasan.