Tesis
Hubungan pola asuh demokratis dan kecerdasan emosional dengan perilaku gotong royong pada siswa SMA Negeri di Kota malang / Eva Faradisa
Abstrak
Manusia Indonesia sebagai makhluk sosial sejatinya mampu memajukan kehidupan bangsanya yang majemuk apabila dilandaskan pada mental gotong royong yang berbhinneka tunggal ika. Dibalik tingkat gotong royong yang substansial terdapat tingkat heterogenitas individu yang signifikan dalam kecenderungan untuk bergotong royong. Berkaitan dengan itu penelitian ini bertujuan untuk membuktikan ada tidaknya hubungan pola asuh demokratis dan kecerdasan emosional dengan perilaku gotong royong pada siswa SMA Negeri di Kota Malang. Metode yang digunakan ialah metode penelitian kuantitatif deskriptif dan korelasional. Data dalam penelitian ini diperoleh dengan menggunakan angket online kemudian dianalisis menggunakan analisis data deskriptif spearman rank dan logistik ordinal. Hasil analisis kuantitaif deskriptif dan korelasional membuktikan (1) pola asuh demokratis yang didapatkan siswa SMA Negeri di Kota Malang 63 4% berada pada kategori sangat tinggi dengan total rata-rata 5 indikator berada pada kategori sangat tinggi yakni sebesar 4 22. (2) kecerdasan emosional yang dimiliki siswa SMA Negeri di Kota Malang 74 3% berada pada kategori sangat tinggi dengan total rata-rata 5 indikator berada pada kategori sangat tinggi yakni sebesar 4 26. (3) perilaku gotong royong pada siswa SMA Negeri di Kota Malang 58 7% berada pada kategori sangat tinggi dengan total rata-rata 6 indikator berada pada kategori sangat tinggi yakni sebesar 4 22. (4) pola asuh demokratis memiliki hubungan signifikan dengan perilaku gotong royong pada siswa SMA Negeri di Kota Malang dengan signifikansi hipotesis 0 000 lt 0 05. (5) kecerdasan emosional memiliki hubungan signifikan dengan perilaku gotong royong pada siswa SMA Negeri di Kota Malang dengan signifikansi hipotesis 0 000 lt 0 05. (6) pola asuh demokratis dan kecerdasan emosional memiliki hubungan signifikan dengan perilaku gotong royong pada siswa SMA Negeri di Kota Malang dengan signifikansi hipotesis 0 000 lt 0 05. Manfaat dari hasil temuan di atas yakni (1) bagi sekolah dan dinas pendidikan dapat dijadikan bahan evaluasi dan optimalisasi pengembangan program pembudayaan perilaku gotong royong di sekolah melalui pelaksanaan program Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila dan (2) bagi peneliti selanjutnya dapat dijadikan bahan acuan pengembangan hasil penelitian dalam spektrum yang lebih luas melalui aksi nyata di lingkungan pendidikan atau masyarakat.