Disertasi
Keterlibatan keluarga dalam pendidikan anak untuk tumbuh dan berhasil: perspektif orang tua Jawa / Febritesna Nuraini
Abstrak
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh beberapa hasil penelitian tataran teoretis dan data empiris terkait pengaruh keterlibatan keluarga terhadap peningkatan prestasi akademik anak. Namun pandangan orang tua dan sekolah tidak selalu sejalan terkait peran orang tua dalam pendidikan anak. Bahkan administrator mendefinisikan berbeda terkait keterlibatan keluarga terutama yang berupa kehadiran fisik. Dari serangkaian hasil penelitian dan kajian teoretis tersebut ditemukan berbagai permasalahan yang relevan untuk dikaji lebih lanjut berdasarkan perspektif emik. Permasalahan tersebut berkenaan dengan (1) konsep keterlibatan dengan pola pemikiran dan praktik kebiasaan yang dilakukan orang tua (2) orang tua belajar untuk terlibat (3) alasan orang tua terlibat dalam pendidikan anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi perspektif orang tua tentang keterlibatan keluarga dalam pendidikan anak-anak mereka. Oleh karena itu penelitian ini berusaha menjawab pertanyaan Bagaimana perspektif orang tua tentang keterlibatan keluarga dalam pendidikan anak Penelitian ini dilaksanakan menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan grounded theory yang menitikberatkan pada munculnya teori pada pengujiannya. Peneliti mewawancarai lima belas orang tentang pemikiran mereka terkait keterlibatan keluarga dalam pendidikan anak. Penelitian dilakukan di wilayah Kabupaten Bantul tepatnya di Dusun Bojong dengan kegiatan lapangan selama satu tahun dari awal bulan Januari 2020 hingga Januari 2021. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa orang tua akan melakukan apapun untuk membantu keberhasilan pendidikan anak. Secara garis besar hasil penelitian ini menunjukkan tentang tindakan yang dilakukan orang tua untuk terlibat dalam pendidikan anak dan cara orang tua melibatkan diri pada pendidikan anak. Tindakan yang dilakukan orang tua tersebut berupa berkomunikasi untuk menyemangati anak untuk belajar mendukung kegiatan belajar anak serta memastikan anak mencapai keberhasilan. Orang tua melakukannya dengan meneladani dan belajar dari pengalaman serta mengamati dari masyarakat dan personel sekolah. Pada penelitian ini ditemukan juga laku prihatin yang dilakukan dengan tirakat. Implikasi dari penelitian ini adalah mengusulkan kebijakan terkait praktik penyelenggaraan belajar di sekolah. Sekolah diharapkan dapat mengembangkan kurikulum yang menguatkan hubungan kerja sama antara guru dan orang tua. Sekolah juga harus memfasilitasi orang tua sebagai pembelajar dewasa yang ingin membantu anak mencapai keberhasilan belajar. Penelitian ini juga memperluas teori keterlibatan keluarga dengan menggambarkan hal-hal dianggap orang tua penting untuk membantu anak mencapai keberhasilan dalam belajar.