Disertasi
Model academic engagement mahasiswa psikologi Kota Malang / Siti Fatimah
Abstrak
RINGKASAN Fatimah Siti. 2022. Model Academic Engagement Mahasiswa Psikologi Kota Malang. Disertasi Program Studi Psikologi Pendidikan Pascasarjana Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Prof. Dr. F. Danardana Murwani M.M. (II) Dr. Ika Andrini Farida S.Psi. M.Psi. (III) Dr. Imanuel Hitipeuw M.A. Kata Kunci academic engagement harapan akademik efikasi diri akademik grit akademik flow akademik Idealnya mahasiswa psikologi yang berada pada fase emerging adulthood memiliki tingkat academic engagement yang tinggi. Realita menunjukkan bahwa masih banyak mahasiswa dengan tingkat academic engagement relatif rendah. Hal ini berdampak terhadap rendahnya prestasi akademik lamanya masa studi rendahnya kompetensi mahasiswa meningkatnya disengagement dan meningkatnya angka drop ut pada mahasiswa. Hasil penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa academic engagement berhubungan dengan harapan akademik efikasi diri akademik grit akademik dan flow akademik. Oleh karena itu tujuan penelitian ini untuk menguji apakah model teoritik academic engagement mahasiswa psikologi terbukti secara empiris atau apakah ada hubungan antara harapan akademik efikasi diri akademik grit akademik dengan academic engagement melalui flow akademik sebagai mediator. Subjek penelitian ini mahasiswa psikologi di kota Malang yang ditentukan menggunakan teknik multi stage cluster random sampling dengan N 628 mahasiswa (188 laki-laki dan 440 perempuan). Subjek berusia mulai dari 18 tahun sampai dengan 25 tahun dengan usia rata-rata 20 71 tahun. Data penelitian ini dikumpulkan melalui self-report. Instrumen pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi skala harapan akademik yang diadaptasi dari Domain Hope Scale-Revised skala efikasi diri akademik yang diadaptasi dari Academic Self-Efficacy Scale skala grit akademik yang diadaptasi dari Short Grit Scale skala flow akademik yang diadaptasi dari Study Work-Related Flow Inventory dan skala academic engagement yang diadaptasi dari Utrect Work Student Survey. Kelima instrumen hasil adaptasi ini memiliki validitas yang memadahi dengan nilai factor loading 0 41 sampai dengan 0 99 dan reliabilitas yang baik dengan nilai CR mulai dari 0 70 sampai dengan 0 99 serta nilai AVE mulai dari 0 50 sampai dengan 0 97. Data penelitian dianalisis menggunakan structural equation modeling (SEM). Hasil penelitian menunjukkan model teoritis academic engagement mahasiswa psikologi terbukti secara empiris. Selanjutnya ditemukan (1) harapan akademik berhubungan secara signifikan dengan academic engagement (2) efikasi diri akademik berhubungan secara signifikan dengan academic engagement (3) grit akademik tidak berhubungan secara signifikan dengan academic engagement (4) flow akademik berhubungan secara signifikan dengan academic engagement (5) harapan akademik berhubungan secara signifikan dengan flow akademik (6) efikasi diri akademik berhubungan secara signifikan dengan flow akademik (7) grit akademik berhubungan secara signifikan dengan flow akademik (8) harapan akademik berhubungan secara signifikan dengan academic engagement melalui flow akademik sebagai mediator (9) efikasi diri akademik berhubungan secara signifikan dengan academic engagement melalui flow akademik sebagai mediator dan (10) grit akademik berhubungan secara signifikan dengan academic engagement melalui flow akademik sebagai mediator. Hasil penelitian juga menunjukkan flow akademik (0 713) sebagai variabel yang memiliki hubungan paling kuat dengan academic engagement dan harapan akademik (0 534) sebagai variabel yang memiliki hubungan paling kuat dengan flow akademik mahasiswa. Hasil paling menarik dari penelitian ini menunjukkan flow akademik terbukti sebagai full mediator antara grit akademik dengan academic engagement. Hasil penelitian ini berimplikasi secara teoritis maupun praktis. Secara teoritis hasil ini berimplikasi untuk mengembangkan teori academic engagement berdasarkan paradigma psikologi positif dalam kerangka teori Conservation of Resources (CoR) dan teori the Broaden and Build Model (BBM). Adapun secara praktis hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai evaluasi terkait dengan academic engagement mahasiswa dan faktor-faktor yang mempengaruhi serta dapat menjadi dasar arah kebijakan bagi pemangku kepentingan pendidikan untuk meningkatkan academic engagement mahasiswa.