Skripsi
Analisis kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal pertidaksamaan nilai mutlak berdasarkan teori newman beserta bentuk scaffolding yang diberikan / Adiba Maftuha
Abstrak
Matematika masih dianggap sulit oleh siswa SMA salah satunya pada materi pertidaksamaan nilai mutlak. Hal ini terbukti berdasarkan studi pendahuluan yaitu 76% dari 21 siswa melakukan kesalahan dalam menyelesaikan soal rutin. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan kesalahan yang dilakukan oleh siswa kelas X IPA 1 SMA Nasional Malang dalam menyelesaikan soal rutin dan non rutin terkait materi pertidaksamaan nilai mutlak berdasarkan teori Newman beserta bentuk scaffolding yang dilakukan untuk mengurangi kesalahan siswa tersebut. Subjek penelitian ini terdiri dari 6 siswa diambil berdasarkan hasil tes yang masing-masing sebanyak 2 siswa dalam kategori tinggi sedang dan rendah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Pada kesalahan membaca (Reading Error) siswa masih melakukan kesalahan membacakan simbol tanda mutlak ( hellip ) dan juga lebih besar sama dengan ( ge ) selain itu siswa melakukan kesalahan membaca satuan panjang pada soal seperti m dan cm 2) Pada kesalahan memahami (Comprehension Error) siswa melakukan kesalahan dalam menentukan cara penyelesaian 3) Pada kesalahan transformasi (Transformation Error) siswa melakukan kesalahan dengan tidak mengubah simbol pada saat mengalikan kedua ruasnya dengan negatif satu (-1) 4) Pada kesalahan keterampilan proses (Process Skill Error) siswa melakukan kesalahan dalam mengoperasikan perkalian dengan bilangan negatif dan salah dalam menggunakan konsep penyelesesaian nilai mutlak dan 5) Pada kesalahan jawaban akhir (Encoding Error) siswa melakukan kesalahan menuliskan himpunan penyelesaian dan tidak menuliskan kesimpulan dengan benar. Pada kesalahan membaca scaffolding yang diberikan berupa explaining dan reviewing. Pada kesalahan memahami scaffolding yang diberikan berupa explaining dan reviewing. Pada kesalahan transformasi scaffolding yang diberikan berupa reviewing restructuring dan developing conceptual thinking. Pada kesalahan keterampilan proses scaffolding yang diberikan berupa reviewing dan restructuring. Sedangkan pada kesalahan jawaban akhir scaffolding yang diberikan berupa reviewing dan restructuring.