Skripsi
Hubungan antara integritas, kompensasi, moralitas, budaya etis organisasi dan religiusitas terhadap intensi perilaku kecurangan perangkat Desa Kabupaten Pasuruan / Putri Adiba Antamia
Abstrak
Intensi kecurangan diawali dari sebuah kesempatan yang berawal dari adanya keinginan dan dukungan lingkungan. Ketika tanpa disadari terdapat keinginan dan dukungan lingkungan dan juga didukung dengan adanya kesempatan yang ada maka bukan tidak mungkin intensi kecurangan dapat menjadi kecurangan keuangan yang nantinya dapat menjadi budaya dalam sebuah organisasi. Kecurangan keuangan banyak kali dipilih oleh seorang pegawai organisasi karena mendatangkan keuntungan baik itu berupa materil maupun non materil. Disampingterdapat pegawai organisasi yang melakukan kecurangan tentu terdapat pula pegawai organisasi yang memilih untuk tetap berjalan di jalan yang jujur dan penuh tanggung jawab. Penelitian ini menguji hubungan antara integritas kompensasi moralitas budaya etis organisasi dan religiusitas terhadap intensi perilaku kecurangan keuangan. Responden dalam penelitian ini yaitu perangkat desa kabupaten Pasuruan Provinsi Jawa Timur. Metode pengumpulan data dengan menggunakan kuisioner.