Skripsi
Penyelidikan basis dilatasi ortogonal untuk fungsi non-periodik / Elthea Arum Yvonne
Abstrak
Dalam jurnal rujukan utama terdapat suatu teorema deret basis dilatasi ortogonal dari ruang vektor G1 f [0 2 pi ] rarr R int 02 pi f 2 dx lt infin f periodik 2 pi memiliki nilai integral fungsi dengan hasil nol dan suatu basis dilatasi ortogonal f1 (x) f2 (x) hellip fp (x) . Maka p 2 sehingga diperoleh f_1 (x) c1 sin 8289 x d1 cos 8289 x dan f2 (x) k(-d1 sin 8289 x c1 cos 8289 x) exist k c1 d1 . Dari teorema tersebut akan diteliti permasalahan baru yaitu jika syarat periodik 2 pi dihilangkan. Misalkan G2 f [0 2 pi ] rarr R int 02 pi f 2 dx lt infin f periodik dan asumsikan f1 (x) f2 (x) adalah basis untuk G2. Ambil contoh anggota G_2 yaitu f(x) (-2/ pi sin 8289 (x/2) ). Hasil dari deret dengan basis dilatasi ortogonal dari G2 kemudian dibandingkan dengan deret fourier dari f(x) (-2/ pi sin 8289 (x/2) ) untuk melihat nilai error terkecil antara kedua deret yang paling mendekati f(x) (-2/ pi sin 8289 (x/2) ). Hasil perbandingan menunjukkan bahwa deret basis dilatasi ortogonal dari G2 lebih kecil dibandingkan dengan nilai error relatif dari deret fourier. Kata kunci fungsi non periodik deret fourier deret basis dilatasi ortogona