Skripsi
Pengaruh modifikasi dual injektor dengan model penyemprotan mid dan full load terhadap daya dan konsumsi bahan bakar pada mesin sepeda motor honda vario 150 cc / Moch Javier Irawan
Abstrak
ABSTRAK Irawan Moch Javier. 2022. Pengaruh Modifikasi Dual Injektor Dengan Model Penyemprotan Mid dan Full Load Terhadap Daya dan Konsumsi bahan bakar pada Mesin Sepeda Motor Honda Vario 150 CC. Skripsi. Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Drs. Sumarli M.Pd M.T. (2) Dr. Muchammad Harly S.T. M.T. Kata Kunci Injektor Daya Motor dan Konsumsi Bahan Bakar. Pada sepeda motor banyak dilakukan inovasi agar dapat mencapai hasil yang maksimal. Salah satu terobosan inovasi yang modern yaitu sistem injeksi bahan bakar elektronik (EFI System) merupakan hal yang paling tepat. Sistem EFI (Electronic Fuel Injection) merupakan sistem penyemprotan bahan bakar yang diatur secara elektronik melalui ECU. Penilitan ini memiliki tujuan untuk mengetahui apakah ada pengaruh modifikasi dual injektor dengan model penyemprotan mid dan full load terhadap daya dan konsumsi bahan bakar pada mesin sepeda motor honda vario 150 cc. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimental. Dengan menggunakan teknik analisis yang digunakan adalah analisis parametric menggunakan uji Independent Sample T-Test. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa daya minimum injector setandar sepeda motor Honda Vario 150 cc menghasilkan 1 6 HP pada 4000 rpm dan daya maksimal 10 3 HP pada 8000 rpm. Daya minimum modifikasi menggunakan dual injektor menghasilkan 1 6 HP pada 4000 rpm dan daya maksimum menghasilkan daya 12 8 HP pada 8000 rpm. Dari data tersebut dapat disimpulkan bahwa daya berbanding lurus dengan kecepatan angular (rpm) dan torsi. Semakin besar kecepatan angular (rpm) maka semakin besar pula daya yang dihasilkan oleh mesin. Sedangkan konsumsi bahan bakar minimum injector setandar menghasilkan 10 ml pada 4000 rpm dan daya maksimal 30 ml pada 8000 rpm. Konsumsi bahan bakar minimum modifikasi menggunakan dual injektor menghasilkan 10 ml pada 4000 rpm dan daya maksimum menghasilkan daya 37 ml pada 8000 rpm. Kenaikan konsumsi bahan bakar disebabkan pada modifikasi dual injector yang mana jumlah debit bahan bakar lebih besar. Berdasarkan hasil penelitian diatas dan juga sudah melalui proses analisis data maka dapat disimpulkan bahwa tidak ada perbedaan yang kurang signifikan antara modifikasi dual injektor dengan model penyemprotan mid dan full load terhadap daya dan konsumsi bahan bakar pada mesin sepeda motor Honda Vario 150 cc. Untuk penelitian selanjutnya disarankan untuk melakukan penelitian agar mengembangkan penelitian ini dengan penggabungkan modifikasi ijecktor dengan menentukan timing pengapian yang tepat.