Skripsi
Pengaruh model pembelajaran flipped classroom terhadap kemampuan membaca proyeksi ortogonal Siswa SMKN 3 Boyolangu Tulungagung / Evelyn Filma Fidora
Abstrak
Gambar teknik merupakan materi yang sangat penting perannya terlebih untuk siswa dengan program keahlian teknik pemesinan dikarenakan gambar teknik sebagai salah satu trademark jurusan teknik mesin. Kemampuan pemahaman membaca gambar proyeksi sangat diperlukan siswa untuk dapat melanjutkan kegiatan belajar mengajar pada mata pelajaran terkait program keahlian teknik mesin untuk penguasaan materi selanjutnya. Pada SMKN 3 Boyolangu terbatasnya waktu untuk melakukan kegiatan pembelajaran menjadi salah satu permasalahan bagi siswa terlebih pada materi proyeksi. Berdasar pengamatan diketahui bahwa kegiatan belajar mengajar (KBM) yang terjadi pada materi pelajaran ini cenderung pasif akibat penerapan model pembelajaran konvensional. Terbatasnya alokasi waktu itulah yang menjadikan siswa tidak memiliki kesempatan untuk dapat terlebih dahulu memahami serta mengeksplorasi materi agar mampu memecahkan masalah. Berdasar pada data nilai yang ada sebelum dilakukan pengolahan nilai hanya 13 dari 30 siswa yang memiliki nilai tuntas pada materi proyeksi sedangkan sisasanya belum tuntas. Berarti hanya 43 3% dari siswa yang mampu memperoleh nilai tuntas sedangkan 56 6% tidak. Dengan menerapkan model pembelajaran yang tepat yang mampu memperbanyak jumlah pertemuan atau alokasi waktu untuk kegiatan belajar mengajar serta memanfaatkan sarana dan prasarana yang tersedia maka permasalahan yang ditemukan dapat teratasi salah satunya dengan model pembelajaran Flipped classroom. Rancangan penelitian ini menggunakan true eksperimental design dengan rancangan penelitian post-test only control group design. Proses pengambilan sampel menggunakan teknik simple random sampling. Sampel untuk penelitian ini yaitu kelas X TM 2 sebagai kelas eksperimen dan kelas X TM 1 sebagai kelas kontrol. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data pada penelitian ini yakni tes berupa tes tertulis dengan bentuk soal pilihan ganda. Data yang diperoleh kemudian diuji Uji-t namun sebelumnya data yang didapatkan harus terdistribusi normal dan homogen. Berdasarkan hasil uji t diperoleh nilai signifikasi 0 001 lt 0 05 sehingga diketahui terdapat perbedaan hasil belajar siswa menggunakan model pembelajaran flipped classroom. Sedangkan berdasarkan perhitungan Effect Size model pembelajaran flipped classroom memberikan pengaruh hasil belajar siswa sebesar 76% (tergolong sedang). Pada kelompok eksperimen memperlihatkan bahwa hanya 8 dari 38 siswa yang belum tuntas dengan presentase 21 05%. Sedangkan pada kelompok kontrol didapati lebih banyak siswa yang belum tuntas yakni sejumlah 16 dari 38 siswa atau dengan presentase 42 10% siswa. Apabila ditinjau dari total siswa yang tidak tuntas dari kedua kelas terdapat total 24 siswa. Dimana 1/3 dari siswa yang tidak tuntas merupakan siswa yang berasal kelas eksperimen dan 2/3 siswa tidak tuntas berasal dari kelas kontrol. Skor rata-rata kemampuan membaca proyeksi ortogonal pada mata pelajaran Dasar Program Keahlian Teknik Mesin Siswa SMK Negeri 3 Boyolangu Kelas X yang menggunakan model pembelajaran flipped classroom sebesar 10 42 yang menunjukkan hasil yang lebih tinggi daripada skor rata-rata kelas dengan yang menggunakan model pembelajaran konvensional. Penerapan model pembelajaran Flipped Classroom memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kemampuan membaca proyeksi ortogonal siswa pada mata pelajaran Dasar Program Keahlian Teknik Mesin SMK Negeri 3 Boyolangu Kelas X yang dikategorikan sedang dengan persentase sebesar 76%.