Tugas Akhir
Implementasi motif gonggong khas Kepulauan Riau pada busana wanita / Nayla Adiba
Abstrak
Pemilihan kata ldquo Etchties rdquo pada busana yang merupakan singkatan dari etch (etnik) dan ties adalah Typisch Sammlung yang artinya koleksi khas daerah yang berasal dari bahasa Jerman. Pada dasarnya rancangan ini terdapat hewan laut yang sering di temukan di Kepuluan Riau yaitu gonggong. Gonggong dijadikan identitas Kepulauan Riau yang dipadukan dengan ornament Melayu yang digunakan sebagai komponen suatu seni. Ornament tersebut tujuannya sebagai hiasan didalam batik agar memberikan keharmonisan dan memiliki perpaduan didalamnya batik gonggong tersebut dibordir untuk mempertegas motif gonggong tersebut lalu rancangan ini memakai hiasan seperti payet kristal agar terlihat ldquo glamour rdquo dan dipadukan menggunakan aksesoris yang simple yaitu scarft sebagai pemanis. Penulis mengangkat judul lsquo Implementasi Motif Gonggong Khas Kepulauan Riau Pada Busana Wanita rsquo Tujuan dalam pembuatan busana ini untuk memperkenalkan kepada wisatawan agar bisa dikenang bahwa ini merupakan ciri khas Kepulauan Riau.Selain itu karena ingin menciptakan busana yang hasil seni khas Indonesia sehingga dapat melestarikan budaya Indonesia agar dinikmati oleh anak cucu bahkan mencanegara. Proses pembuatan busana ini terdiri dari pembuatan desain sketsa pembuatan pola dasar pecah pola analisis harga proses menjahit hingga finishingdan hasil jadi busana. Kesimpulan yang terdapat pada pembuatan busana yaitu gaya classic elegant dengan sentuhan etnik. Motif tradisional detail pekerjaan tangan atau homemade ditampilkan dalam busana dengan teknik dan kualitas yang tinggi. Dalam pemeliharan busana pada kain harus berhati-hati terutama pada saat penyucian dan pengeringan karena dapat merusak kain. Proses penyetrikaan hasil akhir disarankan untuk menggunakan setrika uap