Tesis
Pengembangan bahan ajar membaca teks eksposisi dengan model srqce untuk menumbuhkan kemampuan berpikir kritis siswa Kelas x SMA di Gresik / Amanah
Abstrak
Berpikir kritis merupakan kemampuan penting yang perlu dikuasai oleh siswa. Kemampuan berpikir kritis akan membiasakan siswa untuk mencari kebenaran atas informasi pengetahuan atau pendapat dari orang lain. Dengan menerapkan berpikir kritis siswa tidak akan mudah termakan informasi salah yang dapat merugikan dirinya maupun orang lain. Penelitian dan pengembangan ini menciptakan produk bahan ajar membaca teks eksposisi dengan model SRQCE (Survey Read Question Crosscheck Evaluate) untuk menumbuhkan pemikiran kritis siswa kelas SMA X beserta buku panduan. Pengembangan bahan ajar didasarkan atas analisis kebutuhan bahwa siswa membutuhkan modul pembelajaran teks eksposisi sebagai buku pendukung buku ajar yang selama ini digunakan. Selain itu pembelajaran berpikir kritis tidak begitu digali dan diajarkan kepada siswa. Umumnya siswa hanya diminta menerjemahkan menemukan dan memahami isi informasi dalam teks tanpa mengkritisi isinya. Membaca tanpa melibatkan berpikir tingkat tinggi atau berpikir kritis akan menyebabkan siswa tidak memiliki kecakapan dalam memperdalam atau mempelajari sesuatu. Untuk menghadapi situasi global yang semakin maju siswa harus memiliki kemampuan hidup yang mendasar yaitu berpikir secara kritis. Berpikir kritis memuat kegiatan berpikir aktif reflektif analitik dan evaluatif. Berpikir kritis merupakan suatu proses berpikir aktif yang mendorong siswa semakin tertarik dan memperdalam sesuatu. Dengan berkemampuan berpikir kritis siswa akan andal dalam mengatasi sebuah masalah menghadapi persoalan atau situasi tertentu menganalisis masalah hingga menentukan kualitas hidup yang baik. Hal tersebut dapat terjadi karena berpikir kritis akan membiasakan seseorang untuk menganalisis dan mempelajari sesuatu dengan mendalam. Bahkan berpikir kritis akan membentuk individu yang tidak hanya pandai tetapi juga berkarakter berprinsip dan berpandangan luas. Untuk itu bahan ajar yang dikembangkan ini berbeda dengan bahan ajar yang pernah ada karena dilengkapi dengan model baru dan dikhususkan untuk pembelajaran membaca teks eksposisi. Penelitian ini menggunakan model penelitian ADDIE yang meliputi tahap menganlisis merancang mengembangkan menerapkan dan mengevaluasi. Kelima tahapan tersebut juga dilengkapi dengan eksperimen untuk menguji keefektifan bahan ajar ini. Hasil penelitian membuktikan bahwa bahan ajar ini layak diimplementasikan karena memenuhi kelayakan dari segi isi penyajian bahasa dan kegrafikan serta efektif dalam menumbuhkan kemampuan berpikir kritis siswa. Selain itu inovasi yang diperoleh dari pengembangan bahan ajar ini adalah siswa menjadi lebih kritis dalam menjawab soal memecahkan masalah dan mengevaluasi bacaan. Hal ini dibuktikan dengan hasil postes siswa dalam menjawab soal berjenis memecahkan masalah dan menilai bacaan. Dengan demikian siswa dapat melatih kemampuan berpikir kritis dalam kehidupan sehari-hari terutama dalam memecahkan masalah dan mengevaluasi informasi yang dibaca.