Skripsi
Pengaruh perbedaan suhu terhadap pertumbuhan sel Chlorella Vulgaris yang dikultur dengan bakteri pemfiksasi nitrogen dan penghasil IAA (Indole Acetic Acid) / Dita Ayu Eka Saputri
Abstrak
Salah satu cara untuk mendapatkan sumber energi bahan bakar terbarukan adalah dengan pengembangan mikroalga menjadi bahan bakar biofuel. Mikroalga Chlorella vulgaris dipilih sebagai salah satu bahan produksi biofuel karena kandungan minyaknya yang tinggi berkisar antara 20-70% dari berat kering. Teknik co-culture mikroalga dengan bakteri diterapkan untuk menghasilkan biomassa dan lipid yang tinggi dari pengolahan mikroalga. Pemberian jenis bakteri pemfiksasi Nitrogen dan bakteri penghasil IAA serta pemilihan suhu 20 deg C 25 deg C 30 deg C dan 35 deg C diharapkan dapat mengoptimalkan pertumbuhan Chlorella vulgaris. Tujuan penelitian ini ialah mendapatkan pemahaman tentang pengaruh perbedaan suhu penambahan bakteri dan interaksi keduanya pada jumlah kepadatan sel Chlorella vulgaris. Perlakuan dilakukan dalam fotobioreaktor yang telah dimodifikasi sedemikian rupa dengan menambahkan hair dryer sebagai pemanas dan AC potable sebagai pendingin serta pengontrol suhu untuk mempertahankan kestabilan suhu. Hasil data pengamatan yang diambil pada hari ke-11 menunjukkan bahwa perlakuan suhu dengan suhu optimum pertumbuhan 30 deg C penambahan bakteri pemfiksasi Nitrogen dan bakteri penghasil IAA serta perlakuan interaksi dengan penambahan bakteri menggunakan suhu 30 deg C berpengaruh terhadap pertumbuhan sel Chlorella vulgaris.