UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Disertasi

Pembelajaran toleransi di Sekolah Dasar (studi fenomenologis pada siswa Kelas iv Sekolah Dasar di Yogyakarta) / Sisca Rahmadonna

Rahmadonna, Sisca - Nama Orang;

Abstrak
RINGKASAN Rahmadonna Sisca. 2023. Pembelajaran Toleransi di Sekolah Dasar (Studi Fenomenologi pada Siswa kelas IV Sekolah Dasar di Yogyakarta). Disertasi Program Studi S3 Teknologi Pembelajaran Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Prof. Dr. Punaji Setyosari M.Pd. M.Ed. (2) Dr. Dedi Kuswandi M.Pd. (3) Dr. Henry Praherdhiono S.Si. M.Pd Kata Kunci Pembelajaran Toleransi Intoleransi Siswa Sekolah Dasar. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif fenomenologi yang dilakukan untuk mengungkap mendeskripsikan mengevaluasi dan memberikan rekomendasi mengenai pembelajaran toleransi yang selama ini dilaksanakan di sekolah dasar khususnya kelas IV sekolah dasar di Yogyakarta. Penelitian ini berusaha untuk menggali dan menemukan permasalahan yang dihadapi dalam pembelajaran toleransi di sekolah dasar sehingga nilai-nilai toleransi belum muncul dalam keseharian kehidupan siswa. Secara umum penelitian bertujuan untuk 1) mengetahui sejauh mana pemahaman siswa terhadap toleransi beragama di sekolah 2) mengetahui sejauh mana pemahaman guru terhadap toleransi beragama di sekolah 3) mengetahui bagaimana selama ini nilai-nilai toleransi diberikan dalam proses pembelajaran 4) mengkaji bagaimana pembelajaran toleransi diberikan pada siswa bila dilihat dari sudut pandang teori serta 5) merumuskan rekomendasi untuk penguatan pembelajaran toleransi di sekolah. Studi fenomenologi ini melibatkan guru wali dan siswa kelas IV sekolah dasar serta orang-orang yang terlibat dalam pembelajaran toleransi yang berasal dari 8 sekolah dasar di Yogyakarta sebagai subyek penelitian. Adapun sekolah-sekolah yang dilibatkan dalam penelitian ini secara garis besar dipetakan berdasarkan klasterisasi multikultur dan sekolah monokultur. Klasterisasi multikultur merupakan sekolah dengan latar belakang agama tertentu sedangkan klasterisasi monokultur merupakan sekolah umum tanpa latar belakang agama. Dalam penelitian ini baik klasterisasi multikultur maupun monokultur masing-masing diwakili oleh empat sekolah yang dipilih secara purposive sampling. Data diperoleh melalui studi dokumentasi FGD wawancara dan observasi. Analisis data dilakukan dengan menggunakan analisis kualitatif untuk melihat kecenderungan data yang muncul selanjutnya data yang telah dianalisis disajikan secara deskriptif kualitatif untuk memperoleh hasil yang sistematis dan komprehensif. Secara umum penelitian ini memberikan klarifikasi bahwa 1) siswa kelas IV SD sebagian besar mengetahui apa itu toleransi dengan bahasa sederhana menghormati dan menghargai teman 2) pemahaman akan nilai-nilai toleransi yang dimiliki guru banyak dipengaruhi oleh nilai-nilai budaya lokal Jawa seperti ldquo tepa seliro rdquo dan ngewongke uwong rdquo namun sayangnya pemahaman ini tidak berhasil tertransformasi secara optimal terhadap upaya guru membelajarkan toleransi di sekolah 3) Pembelajaran toleransi bukanlah merupakan mata pelaaran sendiri. Pembelajaran toleransi terintegrasi dengan mata mata pelajaran IPS dan PKn. Namun ada juga sekolah yang memasukkan pembelajaran toleransi ke dalam semua mata pelajaran yang diberikan. Namun sebagian besar guru masih memiliki hambatan dalam mensinergiskan antara pemahaman akan nilai toleransi yang selama ini mereka pegang dengan nilai toleransi yang seharusnya disampaikan pada siswa dalam proses pembelajaran 4) analisis dokumentatif menemukan bahwa sebaiknya pembelajaran toleransi diberikan kepada siswa dengan berpijak pada teori sosial dan teori sosiokultur yang dikontekskan dengan nilai-nilai budaya lokal sebagaimana yang juga disampaikan dalam pandangan pendidikan Ki Hadjar Dewantara dan Mangunwijaya sehingga nilai-nilai ini dekat dengan keseharian siswa dan lebih mudah diaplikasikan serta terinternalisasi dalam kehidupan sehari-hari 5) analisis fenomenologis dan dokumentatif yang dilakukan dilanjutkan pada analisis dan perumusan pembelajaran toleransi yang sesuai dengan karakteristik siswa di sekolah dasar. Penelitian ini secara umum merumuskan bahwa sekolah yang memberikan ruang dialog yang luas memungkinkan terjadinya proses pembelajaran toleransi yang lebih besar dibandingkan dengan sekolah lainnya.


Informasi Detail
DDC
Rd 372.374 RAH p
Prodi
Universitas Negeri Malang. Program Studi Teknologi Pembelajaran, 2023.
Deskripsi Fisik
xviii, 273 lembar : ilus. ; 30 cm
Bahasa
Indonesia
No Reg
00075/RD/23
Edisi
Desertasi (Pasca sarjana) - Universitas Negeri Malang 2023
Subjek
1. KETERAMPILAN SOSIAL (PENDIDIKAN DASAR) - TOLERANSI
2. SOCIAL SKILLS (BASIC EDUCATION) - TOLERANCE

Pembimbing
1. Prof. Dr. H. Punaji Setyosari, M.pd, M.ed.;2. Dr. Dedi Kuswandi, M.pd;3. Dr. Henry Praherdhiono, S.si, M.pd
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik