UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Disertasi

Pengembangan model pelatihan terstruktur hybrid bagi konselor sebaya untuk membantu meningkatkan keterampilan pemecahan masalah siswa SMK / Susi Hardianti

Hardianti, Susi - Nama Orang;

Abstrak
RINGKASAN Hardianti Susi. 2022. Pengembangan Model Pelatihan Terstruktur Hybrid bagi Konselor Sebaya untuk Membantu Meningkatkan Keterampilan Pemecahan Masalah Siswa SMK. Disertasi Program Studi Doktor Bimbingan dan Konseling Fakultas Ilmu Pendidikan. Universitas Negeri Malang. Promotor (I) Prof. Dr. Punaji Setyosari M.Pd. M.Ed. (II) Prof. Dr. H. IM. Hambali M.Pd. (III) Dr. Muslihati S.Ag. M.Pd. Kata Kunci pelatihan terstruktur konselor sebaya hybrid keterampilan pemecahan masalah. Modal dasar yang akan menjamin suksesnya penyelenggaraan profesional konselor layanan bimbingan dan konseling di sekolah adalah berupa karakter personal yang ada dan dimiliki. Konselor sebaya adalah individu yang memberikan bantuan kepada orang lain yang sebaya agar dapat mengatasi masalahnya relasi yang terjalin bersifat interpersonal dan dilakukan oleh non profesional. Konseling yang mencangkup hubungan membantu yang dilakukan secara individual kepemimpinan kelompok kepemimpinan diskusi pemberian pertimbangan tutorial dan semua aktivitas interpersonal manusia untuk membantu atau menolong. Pelatihan hybrid mengabungkan pengalaman tatap muka dengan pelatihan online (sinkron dan asinkron) hal ini memungkinkan seorang konselor untuk mengontrol kecepatan dan berinteraksi dengan anggota kelompok lainnya saat berada dalam pengaturan virtual. Modal instrumenal yang salah satunya adalah penguasaan tekhnik konseling kelompok dalam pengembangan kemandirian peserta pelatihan dengan menggunakan tekhnik Structure Learning Aproproach (SLA). Tujuan penelitian pengembangan ini untuk menghasilkan model pelatihan terstruktur hybrid bagi konselor sebaya yang memiliki kelayakan dan keefektifan untuk membantu meningkatkan keterampilan pemecahan masalah siswa. Berdasarkan tujuan di atas penelitian ini research and development menggunakan model Dick Carey dan Carey (2015). Langkah-langkah sebagai berikut identifikasi masalah analisis teoritik mengembangkan model panduan pelatihan hybrid konselor sebaya hingga mengembangkan asesmen bagi siswa dari hasil pelaksanaan konseling sebaya berupa skala keterampilan pemecahan masalah wawancara evaluasi konseling. Subjek yang terlibat didalam proses penelitian ini sebanyak 8 orang penelitian dilaksanakan di SMK 11 Kota Malang. Akseptabilitas model dilaksanakan melalui pengujian ahli dan calon pengguna menggunakan interrater agreement model gregorry. Pengujian terhadap efektivitas pelatihan hybrid konselor sebaya untuk meningktakan keterampilan pemecahan masalah siswa dilaksanakan menggunakan uji statistic non parametrik dengan The Wilcoxon Signed-rank test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan model pelatihan hybrid konselor sebaya telah memiliki kriteria akseptabilitas. Pengujian yang dilakukan oleh ahli media dan konten menunjukkan bahawa seluruh ahli setuju dengan ide yang ditampilkan dalam model dan model layak digunakan. Penilaian dari calon pengguna yaitu Guru BK/Konselor menunjukkan bahwa secara umum model dinyatakan praktis. Guru BK/konselor menyatakan setuju dan memahami konten dan praktikalitas produk yang dikembangkan. Untuk hasil pengujian efektifitas menunjukkan kemampuan model dalam meningkatkan keterampilan pemecahan masalah siswa yang berada di katagori rendah dan sedang menunjukkan perbedaan efektivitas yang signifikan (nyata) antara skor pre-test dan post-test yang diperoleh. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang telah dilakukan peneliti memberikan saran kepada 1) guru BK/Konselor untuk dapat mempergunakan model pelatihan terstruktur hybrid konselor sebaya sebagai alternatif upaya untuk menangani permasalahan keterampilan pemecahan masalah 2) konselor sebaya dapat menggunakan materi dengan berfokus pada masalah yang dimiliki oleh anggota kelompok agar meningatkan optimalisasi pelayanan bimbingan dan konseling 3) kepada peneliti selanjutnya hendaknya menguji coba efektivitas model dalam meningkatkan keterampilan pemecahan masalah siswa SMK dalam populasi yang lebih luas sehingga diperoleh generasi yang lebih luas.


Informasi Detail
DDC
Rd 371.4047 HAR p
Prodi
Universitas Negeri Malang. Program Studi Bimbingan dan Konseling, 2022.
Deskripsi Fisik
xiv, 167 lembar : ilus. ; 30 cm
Bahasa
Indonesia
No Reg
00074/RD/23
Edisi
Desertasi (Pasca sarjana) - Universitas Negeri Malang 2022
Subjek
1. BIMBINGAN DAN KONSLING - KONSELOR SEBAYA
2. GUIDANCE AND COUNSELING - PEER COUNSELORS

Pembimbing
1. Prof. Dr. H. Punaji Setyosari, M.pd, M.ed.;1. Prof. Dr. H. Im. Hambali, M.pd;3. Dr. Muslihati, S.ag, M.pd
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik