Skripsi
Pengaruh latihan plyometric single jump dan hurdle hopping terhadap kemampuan vertikal jump pemain bola voli uabv putra Universitas Negeri Malang / Nicola Ananda Dwi Ervantoro
Abstrak
Bola voli merupakan permainan beregu masing-masing regu terdiri dari enam pemain yaitu setter smasher libero dan midle blocker. Bagian yang paling mendasar yang harus dikuasai untuk dapat bermain sepak bola dengan baik adalah penguasaan teknik dasar bola voli. Tak hanya dituntut untuk menguasai teknik dasar saja seorang pemain voli harus memiliki kemampuan melompat ke atas (vertical jump) yang sangat baik karena akan bermanfaat dan mendukung saat pemain melakukan pertahanan atau block smash dan jumping serve. Lompatan vertikal (vertical jump) merupakan lompatan tegak yang dilakukan tanpa menggunakan awalan dengan jangkauan lengan yang setingi-tingginya. Vertical jump cukup banyak digunakan dalam cabang olahraga salah satunya yaitu bola voli. Vertical jump sangatlah penting ketika saat melakukan smash serta lompatan untuk bertahan (membendung) smash lawan. Penelitian ini memiliki tujuan agar bisa melihat pengaruh latihan plyometric single jump dan hurdle hopping terhadap kemampuan vertical jump pada pemain bola voli UABV Universitas Negeri Malang. Penelitian dilaksanakan di A2 Universitas Negeri Malang Kota Malang Jawa Timur. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan rancangan pre-experimental dan menggunakan desain penelitian One Group Pretest-Posttest Design agar bisa diketahui dengan lebih akurat sebelum dan sesudah diberi perlakuan. Sampel pada penelitian adalah seluruh populasi yang berjumlah 20 pemain bola voli UABV Universitas Negeri Malang. Latihan plyometric single jump dan hurdle hopping dilakukan dengan program latihan dalam waktu 6 minggu dengan frekuensi latihan tiga hari dalam seminggu. Tes Vertical jump dilakukan dua kali sebelum perlakuan (pre-test) dan setelah perlakuan (post-test). Instrumen tes menggunakan tes kecepatan dribbling Analisis data menggunakan analisis uji normalitas uji homogenitas dan uji hipotesis berupa uji T. Hasil uji normalitas dengan menggunakan Kolmorogorov-Smirnov didapat nilai signifikansi 0 200 untuk pre test dan nilai yang sama 0 200 untuk post test yang berarti p gt 0 05 data hasil pre test dan post test berdistribusi normal. Hasil uji homogenitas dengan menggunakan levene didapat nilai signifikansi 0 387 untuk kedua data kelompok yang terkumpul dari varian dalam populasi adalah sama besar atau homogen. Hasil uji paired t test didapat nilai signifikansi 0 000 lt 0 05 ini berarti ada perubahan dan menunjukkan bahwa H0 ditolak dan H1 atau hipotesis diterima. Menurut hasil penelitian yang didapat bisa diambil kesimpulan bahwa latihan plyometric single jump dan hurdle hopping mempengaruhi vertical jump pemain bola voli UABV Universitas Negeri Malang. Berdasarkan semua data dan hasil di atas dapat disimpulkan bahwa latihan plyometric single jump dan hurdle hopping berpengaruh dan dapat meningkatkan vertical jump pemain bola voli UABV Universitas Negeri Malang. Saran bagi pemain bola voli UABV Universitas Negeri Malang agar terus berlatih dan berusaha meningkatkan vertical jump sehingga dapat meningkatkan kemampuan dalam bermain bola voli dan dapat mencapai prestasi yang maksimal. Saran bagi pelatih bola voli UABV Universitas Negeri Malang agar selalu memberikan program latihan yang efektif dan efisien kepada para pemain. Metode latihan plyometric single jump dan hurdle hopping terbukti dapat meningkatkan kecepatan secara signifikan. Saran bagi peneliti selanjutnya supaya biasa menambahkan variabel lain selain variabel yang ada dalam penelitian ini sehingga penelitian yang mengkaji tentang metode latihan untuk meningkatkan kecepatan pada cabang olahraga sepak bola dapat teridentifikasi lebih luas lagi.