Skripsi
Analisis perbandingan metode fast track dengan metode time cost trade off dalam mengatasi keterlambatan proyek / Nafi Humardani Syakur
Abstrak
Keterlambatan sebuah proyek terjadi akibat kegiatan pada pembangunan proyek konstruksi terjadi ketidaksesuaian antara realisasi dengan perencanaan yang telah dibuat. Salah satu proyek yang mengalami keterlambatan yaitu pembangunan Gedung DPRD Type B di Surabaya. Keterlambatan dapat diatasi dengan metode percepatan diantaranya yaitu dengan metode time cost trade off dan metode fast track. Tujuan pada penelitian ini yaitu untuk mengetahui perbandingan efektivitas waktu dan efesiensi biaya pada metode time cost trade off dan metode fast track. Pada penelitian ini metode pengumpulan data yang digunakan yaitu menggunakan metode dokumentasi dan observasi. Data yang digunakan yaitu data sekunder yang diperoleh dari kontraktor seperti Kurva S laporan harian dan mingguan RAB dan daftar harga barang dan upah. Hasil penelitian menunjukan penjadwalan ulang Pembangunan Gedung DPRD type B Kota Surabaya dengan menerapkan metode TCTO (Time Cost Trade Off) didapat waktu penyelesaian akibat percepatan adalah 215 hari dari durasi penyelesaian sebesar 284 hari dengan biaya total akibat percepatan sebesar Rp14 947 299 809.09. Sedangkan hasil penjadwalan ulang Pembangunan Gedung DPRD type B Kota Surabaya dengan menerapkan metode Fasttrack didapat waktu penyelesaian akibat percepatan adalah 214 hari dari durasi penyelesaian sebesar 284 hari dengan biaya total akibat percepatan sebesar Rp14 621 657 517.73.