Skripsi
Pengorganisasian kelompok tani (studi pola pengorganisasian kelompok tani loka karya di Desa Kolomayan Wonodadi Blitar) / Erna Lutfiana Putri
Abstrak
Kelompok tani merupakan salah satu organisasi yang memiliki tujuan untuk memberdayakan para petani di lingkungan sekitarnya seperti halnya Kelompok Tani Loka Karya yang berada di Desa Kolomayan Wonodadi Blitar. Sebagai organisasi maka perlu memiliki pola pengorganisasian yang baik untuk meningkatkan kualitas anggota dan program-programnya Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan pengorganisasian di Kelompok Tani Loka Karya dalam memberdayakan masyarakat meliputi pembagian kerja pengaktifan anggotanya dan kepemimpinan. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan studi kasus. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara observasi dan dokumentasi. Analisis data dimulai dari tahap pengelompokan data tahap pencatatan tahap klasifikasi dan tahap penyajian data. Untuk menjaga keabsahan data dilakukan dengan triangulasi sumber dan teknik. Pada tahap penelitiam terdapat tiga tahap yakni tahap pra penelitian tahap pelaksanaan penelitian dan tahap pasca penelitian Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa pengorganisasiannya di kelompok tani adalah pembagian kerja berdasarkan unit yang tersedia di kelompok anggota diberi keleluasaan untuk memilih masuk ke unit yang diinginkan. Cara pengaktifan anggotanya melalui pertemuan baik itu secara bersama atau tatap muka memberikan bantuan kepada anggota mengajak anggota studi banding ke kelompok lainnya dan mengikut sertakan anggota dalam pelatihan-pelatihan tentang pertanian. Pola kepemimpinnan yang dilakukan adalah dengan mengajak para petani masuk ke kelompok memberikan motivasi melakukan pengawasan pemberian arahan dan pengambilan keputusan. Saran dari penelitian ini Kelompok Tani Loka Karya disarankan untuk banyak mengikuti pelatihan untuk menunjang kemampuan petani dalam mengelola lahannya dan juga mengorganisir anggota kelompok. Bagi pemerintah desa diharapkan mampu mendukung infrastruktur yang dibutuhkan untuk mendukung segala aktivitas. Perhatian pemerintah terhadap kelompok tani perlu ditingkatkan lagi terkait bantuan masih minim sarana dan prasarana kurang memadai pembinaan yang masih kurang terhadap masyarakat petani dan pemberdayaan masyarakat petani yang belum sepenuhnya diperhatikan.