UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Tesis

Makna tradisi upacara leliwet dalam menumbuhkan karakter peduli lingkungan di Desa Wonokitri, Jawa Timur / Galih Mustofa Ari Prasetya

Prasetya, Galih Mustofa Ari - Nama Orang;

Abstrak
Pengetahuan dan kepedulian manusia terhadap lingkungan tidak berkembang secara spontan melainkan harus dipupuk sejak dini melalui aktivitas dunia nyata yang relevan dengan kehidupan sehari-hari. Penyebab utama kerusakan lingkungan adalah ketergantungan manusia terhadap lingkungan. Menumbuhkan karakter mengacu pada kepribadian seseorang yang mencakup pikiran perasaan dan sikap batin yang diciptakan sebagai konsekuensi dari kebiasaan berbicara beradaptasi dan bertindak dan merupakan kesesuaian dengan hukum atau norma. Masyarakat Tengger tetap memegang teguh aturan atau tradisi yang dianggap melindungi kebudayaan nenek moyang mereka. Budaya lokal memiliki peran dalam pembangunan karakter. Salah satu tradisi adat yang masih dijalankan adalah Leliwet. Pada upacara Leliwet mengandung makna makna kehidupan masyakat dalam kehidupan sehari hari. Metode dari penelitian ini adalah penelitian etnografi. Penelitian dilakukan di desa wonokitri kecamatan tosari kabupaten pasuruan. Adapun informan penelitian yaitu dukun adat legen sesepuh perangkat desa budayawan dan masyarakat suku Tengger. Teknik pengumpulan data yang digunakan observasi wawancara mendalam dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan reduksi data penyajian data penarikan kesimpulan. Adapun hasil penelitian diperoleh kondisi fisik wilayah Wonokitri mempengaruhi interaksi dan aktivitas masyarakat dalam bermata pencaharian. Makna tradisi Leliwet bagi masyarakat suku Tengger yakni 1) Leliwet dimakana sebagai identitas diri masyarakat Tengger 2) Leliwet dimaknai sebagai kehidupan penghuni Wonokitri yakni manusia flora fauna dan makhluk gaib/roh-roh leluhur dan 3) Leliwet dimaknai sebagai kehidupan sosial masyarakat suku Tengger. Implementasi makna dan nilai tradisi Leliwet dalam kehidupan masyarakat suku Tengger meliputi 1) makna dan nilai budaya meliputi warisan nenek moyang 2) makna dan nilai religi (keagamaan) meliputi ketuhanan dan doa penghayatan dan kepasrahan 3) makna dan nilai ekonomi rasa syukur dan 4) makna dan nilai sosial meliputi kekeluargaan kesamaan antar sesame disengkuyung


Informasi Detail
DDC
Rt 390.0959828 PRA m
Prodi
Universitas Negeri Malang. Program Studi Pendidikan Geografi, 2023.
Deskripsi Fisik
xi, 101 lembar : ilus. ; 30 cm
Bahasa
Indonesia
No Reg
00370/RT/23
Edisi
Tesis (Pascasarjana)--Universitas Negeri Malang. 2023
Subjek
1. TRADISI MASYARAKAT - UPACARA LELUNET - TAWA TIMUR
2. TRADISI MASYSRAKAT - PEDULI LINGKUNGAN
3. PEOPLE'S TRADITION - LELUNET CEREMONY - EAST Laughter

Pembimbing
1. Dr. I Komang Astina, M.s.;2. Prof. Dr. Budijanto, M.sos
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik