Skripsi
Pengaruh perlakuan kimia polyethilene glycol (peg) terhadap nanokomposit membran bacterial cellulose (bc) nanofiber yang diperkuat titanium dioxide (tio2). / Muhammad Rizky Abdillah
Abstrak
Bacterial Cellulose (BC) merupakan selulosa murni dan alami yang berasal dari hasil metabolisme bakteri penghasil selulosa (Acetobacter xylinum). BC memiliki sifat mekanik yang luar biasa dan telah digunakan sebagai matriks untuk penyusunan nanokomposit pada berbagai aplikasi yang berbeda. BC yang digunakan pada penelitian ini dihasilkan dari fermentasi ekstrak kulit buah nanas. Untuk mendapatkan hasil sifat mekanis yang baik perlu ditambahkan penguat titanium dioxide (TiO2). Penggunaan PEG yang merupakan polimer nonionik memiliki sifat dapat mendispersi dan dapat mengurangi tegangan permukaan pada membran nanokomposit bakteri selulosa. Penambahan variasi polyethylene glycol (PEG) untuk mengetahui seberapa pengaruh penambahan PEG terhadap morfologi membran kristalinitas membran gugus fungsi membran dan kuat tarik membran. Penelitian ini membahas bagaimana pengaruh penambahan surfaktan PEG pada membran BC yang diperkuat TiO2. Variasi yang dilakukan pada PEG 0 5% PEG 1% dan PEG 2% pada setiap campuran BC 10gram dan TiO2 1%. Sintesis BC menggunakan blender HPH vacuum filter dan masing-masing campuran di stirrer dan disonikasi kemudian dikeringkan dengan oven pada suhu 80 selama 14 jam. Karakterisasi pada penelitian ini menggunakan SEM guna melihat morfologi permukaan XRD untuk mengetahui kristalinitas membran FTIR untuk mengetahui gugus fungsi pada membran dan uji tarik untuk mengetahi sifat mekanis dari membran uji tarik dilakukan sebanyak 3 kali pengujian. Hasil penelitian ini dengan penambahan variasi PEG membuat membran mengalami perubahan. Morfologi membran yang ditambahkan PEG mengalami perubahan yang membuat morfologi permukaan membran lebih berongga dan penampang lebih besar. Penambahan PEG pada kristalinitas BC menghasilkan nilai kristalinitas menurun namun seiring peningkatan konsentrasi PEG kristalinitas meningkat. Penambahan PEG mengahasilkan gugus fungsi 3415 cm-1 ikatan O-H stretching 2897 cm-1 ikatan C-H stretching 1641 cm-1 ikatan O-H 1172 cm-1 ikatan C-O-C bending dan 451 cm-1 ikatan Ti-O-Ti. Hasil kuat tarik pada variasi PEG tertinggi pada konsentrasi PEG 1% dengan nilai kuat tarik sebesar 75 73 MPa dan nilai kuat tarik terendah pada variasi PEG 2% sebesar 41 23 MPa.