Skripsi
Karakteristik hidraulik aliran melalui broad weir ditinjau secara analitik berdasarkan uji fisik / Rimawati Nurchotimah
Abstrak
Ambang lebar atau Broad Weir adalah satu jenis bangunan air yang dapat digunakan untuk menaikkan tinggi muka air serta menentukan debit aliran. Dengan memperhatikan aliran pada ambang seseorang dapat mempelajari karakteristik dan sifat aliran secara umum. Alasan dipilihnya penelitian ini karena sampai saat ini hanya sedikit penelitian yang membahas tentang aliran pada ambang lebar model trapesium. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola aliran air dan koefisien debit terhadap pengaruh variasi bukaan pintu. Data yang digunakan pada penelitian ini menggunakan bukaan atau pintu sorong pada sisi hilir dengan ketinggian 1 cm 1 2 cm 1 4 cm 1 6 cm 1 8 cm menggunakan debit tetap dan Broad Weir model Trapesium dengan kemiringan dasar saluran 2%. Untuk melihat pola aliran air pada lima kondisi bukaan pintu diambil delapan titik (X) dari hulu sampai hilir sebagai acuan jarak dan ketinggian (Y) muka air atau pola aliran yang terjadi. Pengambilan data menggunakan alat Hydraulic Flume Test dari bukaan 1 cm sampai 1 8 cm dengan perbandingan setiap ketinggian 0 2 cm dari dasar saluran dan pengukuran bisa dilakukan setelah keadaan aliran benar-benar konstan. Pola aliran dengan lima kondisi bukaan pintu sorong hasil penelitian dengan debit tetap dan bukaan pintu yang berbeda. Hasil terendah aliran air didapatkan pada bukaan pintu 1 8 cm dengan tinggi Y pada sisi hilir setinggi 5 6 cm sedangkan hasil tertinggi terjadi pada bukaan pintu 1 0 cm dengan tinggi Y pada sisi hilir 10 5 cm. Koefisien debit (Cd) dengan ambang lebar dan bukaan pintu yang berbeda dan debit tetap didapatkan nilai terendah pada bukaan pintu 1 cm di peroleh nilai Cd 4 16 dan hasil tertinggi didapatkan pada bukaan pintu 1 8 cm dengan nilai Cd 4 48. Dari hasil uji dapat disimpulkan bahwa aliran yang terjadi adalah Aliran Permanen Tidak Beraturan (Steady Non Uniform Form) yang artinya adalah apabila kedalaman aliran konstan sepanjang waktu tertentu dan kedalaman aliran berubah sepanjang saluran perubahan kedalaman aliran tersebut dapat terjadi secara perlahan-lahan.