Skripsi
Kajian eksperimental pengaruh diameter dan panjang penanaman batang threaded rod terhadap sifat mekanik multiple glued in rods pada bambu laminasi arah sejajar serat / Muhammad Iqbal Fathma Apriliyant
Abstrak
Salah satu jenis sambungan yaitu sambungan glued in rod. Karakteristik sambungan ini dipengaruhi oleh berbagai hal diantaranya diameter baja kedalaman baja jarak baja dengan tepi volume perekat dan jenis material. Penerapan sambungan glued in rod yang umum digunakan yaitu sambungan multiple. Namun belum ada penelitian mengenai sambungan multiple glued in rods pada bambu laminasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari penggunaan variasi diameter baja dan panjang penanaman baja terhadap kuat cabut arah sejajar serat slip modulus dan tipe kerusakan saat benda uji dilakukan pembebanan. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan melakukan pengujian benda uji di laboratorium. Jumlah benda uji yang dilakukan pengujian sebanyak 75 buah dengan variasi diameter batang baja threaded rod dan panjang penanaman baja threaded rod. Diameter baja threaded rod yang digunakan yaitu 8 mm 10 mm dan 12 mm sedangkan panjang penanaman baja threaded rod yang digunakan yaitu 5d 6d 7d 8d 9d dan 10d. Pengujian dilakukan menggunakan Universal Testing Machine (UTM) untuk mendapatkan nilai kuat cabut dan dial gauge untuk mengetahui slip modulus pada multiple glued in rods. Hasil dari pengujian menunjukkan bahwa diameter baja threaded rod dan penanaman baja yang digunakan berpengaruh terhadap nilai kuat cabut. Nilai kuat cabut terendah terdapat pada variasi diameter 8 mm dengan panjang penanaman baja sebesar 5d yaitu 27 55 kN. Sedangkan nilai kuat cabut terbesar terdapat pada variasi diameter 12 mm dengan panjang penanaman 10d yaitu 78 60 kN. Untuk nilai slip modulus terbesar terdapat pada benda uji variasi diameter 12 mm dengan panjang penanaman 8d yaitu 73 37 kN/mm sedangkan nilai terkecil terdapat pada benda uji variasi diameter 12 mm dengan panjang penanaman 6d yaitu 27 11 kN/mm. Tipe kerusakan yang terjadi yaitu batang baja threaded rod mengalami tercabut dan terputus. Pada diameter 8 mm yaitu batang baja threaded rod tercabut untuk panjang penanaman 5d 6d 7d sedangkan saat baja menggunakan variasi penanaman 8d dan 9d kerusakan yang terjadi yaitu kerusakan putus pada baja threaded rod. Kerusakan yang terjadi pada variasi diameter 10 mm dengan panjang penanaman 6d 7d 8d 9d yaitu baja tercabut sedangkan untuk panjang penanaman 10d batang baja terputus. Untuk variasi diameter 12 mm batang baja mengalami tipe kerusakan batang baja tercabut pada penanaman 6d 7d 8d 9d kerusakan batang baja terputus terjadi pada panjang penanaman 10d.