Skripsi
Implementasi model pembelajaran think pair share untuk meningkatkan hasil belajar pada siswa SMK / Ramanda Bayu Krisna
Abstrak
Pelaksanaan Kurikulum Merdeka belum dimanfaatkan secara maksimal terlihat guru masih menggunakan metode yang monoton yaitu ceramah yang masih berpusat pada guru yang membuat siswa kurang tertarik tidak fokus dan kurang aktif dalam mengikuti pembelajaran. Hal tersebut berpengaruh pada hasil belajar rendah yaitu 77% siswa belum tuntas. Ini menunjukan adanya ketimpangan dan permasalahan siswa dalam memahami materi. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan implementasi model pembelajaran think pair share serta mengetahui hasil belajar siswa setelah dilakukan tindakan pada Elemen Pengelolaan Sarana dan Prasarana kelas XI MPLB SMK Muhammadiyah 2 Malang. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) dengan menggunakan model yang diadaptasi dari Kurt Lewin (1947). Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan wawancara observasi tes dokumentasi dan catatan lapangan. Hasil penelitian menunjukan bahwa implementasi model pembelajaran ini cocok diterapkan pada Kurikulum Merdeka karena dapat mencakup komponen-komponen penting yaitu pertanyaan pemantik pemahaman bermakna pengerjaan proyek dan soal-soal HOTS dengan tuntutan berpikir tingkat tinggi pada klasifikasi Taksonomi Bloom. Hasil lanjut terdapat peningkatan signifikan pada hasil belajar ranah psikomotorik yang diambil dari penilaian proyek namun pada ranah kognitif tidak mengalami kenaikan yang signifikan pada hasil post-test antara siklus I dan siklus II. Nilai ketuntasan siswa pada ranah kognitif sebesar 66% dan ranah psikomotorik sebesar 100% pada siklus II. Saran untuk penelitian selanjutnya diharapkan melengkapi hasil belajar ranah afektif dengan menggunakan penilaian observasi peserta didik.