Skripsi
Profil kinetika pertumbuhan dan produksi antibodi monoklonal sel hibridoma pada media pertumbuhan rendah serum / Indri Febriani
Abstrak
ABSTRAK Monoclonal antibodies (mAbs) sebagai bahan utama Rapid Diagnostic Test (RDT) berbasis antigen diproduksi secara in vitro melalui kultivasi sel hibridoma dengan suplementasi Fetal Bovine Serum (FBS). Keterlibatan FBS menimbulkan kontroversi termasuk variasi komponen FBS tiap produksi sehingga berpotensi menurunkan kualitas mAbs. Selain itu biaya penggunaan FBS tergolong tinggi. Tujuan penelitian untuk mengadaptasi hibridoma klona SB4 dan RD8 mengevaluasi kapasitas pertumbuhan dan produksi mAbs sel hibridoma pada media rendah serum. Penelitian dilakukan dengan metode true-experiment (n 3) dengan media RPMI-1640 suplementasi 10% dan 3% FBS serta 1% Penicillin-Streptomycin. Perhitungan jumlah sel hidup pengamatan morfologi sel dan koleksi sampel dilakukan pada hari ke-1 hingga hari ke-7. Pengukuran kinetika pertumbuhan dilakukan untuk menganalisis kapasitas pertumbuhan indirect ELISA sebagai uji pengukuran produksi mAbs flow cytometry digunakan untuk analisis siklus sel perlakuan jam ke-6 24 48 dan 72 serta analisis profil protein mAbs berbasis SDS-PAGE. Seluruh hasil kuantitatif dianalisis secara statistik. Hasil penelitian menunjukkan suplementasi 3% FBS tidak menurunkan produktivitas sel secara signifikan dibandingkan 10% FBS serta klona RD8 lebih unggul dalam memproduksi mAbs dalam media rendah serum dibandingkan klona SB4. Dengan demikian media suplementasi 3% FBS pada kultivasi hibridoma berpotensi mendukung produksi mAbs sebagai pemenuhan bahan RDT masa mendatang dengan tetap mempertimbangkan karakteristik tiap klona. Kata kunci monoclonal antibodies rapid diagnostic test sel hibridoma fetal bovine serum