Skripsi
Identifikasi miskonsepsi siswa pada materi larutan elektrolit dan non elektrolit menggunakan instrumen tes diagnostik five tier multiple choice berbasis hots / Sri Mulyani
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi miskonsepsi siswa pada materi larutan elektrolit dan non elektrolit. Metode penelitian menggunakan deskriptif kuantitatif dengan sampel sebanyak 48 siswa kelas XI MIPA 1 dan XI MIPA 4 SMA Negeri 1 Gondanglegi. Pengumpulan data menggunakan instrumen tes diagnostik five-tier berbasis HOTS yang sudah divalidasi dan telah diuji coba serta terbukti valid dan reliabel. Hasil validasi instrumen diperoleh nilai sebesar 91% dengan kategori sangat layak. Perhitungan reliabilitas instrumen menggunakan program SPSS 26 for Windows dengan metode Alpha Cronbach rsquo s menunjukkan angka reliabilitas sebesar 0 824 dengan kriteria sangat tinggi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase siswa rata-rata yang mengalami miskonsepsi sebanyak 25% siswa paham konsep 46% siswa dan tidak paham konsep 29% siswa. Miskonsepsi siswa yang terjadi berada pada kategori rendah. Miskonsepsi siswa pada materi larutan elektrolit dan non elektrolit dengan persentase siswa paling tinggi berada pada topik perbedaan larutan elektrolit dan non elektrolit dengan persentase sebanyak 44% siswa dalam kategori sedang. Miskonsepsi disebabkan karena siswa hanya memahami perbedaan larutan elektrolit dan non elektrolit berdasarkan ciri-ciri makroskopik saja sedangkan pemahaman submikroskopik dan simbolik siswa masih lemah.