Disertasi
Konstribusi faktor keingintahuan aktualisasi diri, lingkungan kerja dan mediasi faktor efikasi diri terhadap kemampuan heutagogi fasilitator di Balai Pemerintahan Desa / Christova Hesti Wardhani
Abstrak
RINGKASAN Wardhani Christova Hesti. 2023. Kontribusi Faktor Keingintahuan Aktualiasi Diri Lingkungan Kerja dan Mediasi Faktor Efikasi Diri Terhadap Kemampuan Heutagogi Fasilitator di Balai Pemerintahan Desa. Disertasi. Departemen Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan. Universitas Negeri Malang. Promotor Prof. Dr. Bambang Budi Wiyono M.Pd. Ko-Promotor I Dr. Zulkarnain M.Pd. M.Si. Ko Promotor II Prof. Dr. Hardika M.Pd. Kata kunci keingintahuan aktualisasi diri lingkungan kerja efikasi diri heutagogi Balai Pemerintahan Desa (BPMD) memiliki sejumlah fasilitator yang telah sekian lama menekuni bidang pelatihan. Secara terus menerus mereka melakukan tugas sebagai fasilitator mulai dari calon pegawai hingga menjelang pensiun. Jika dilihat dari unsur profesionalitas maka fasilitator telah termasuk dalam ranah profesional yang bekerja sesuai dengan profesinya. Bila dilihat dari keterbatasan pelatihan untuk pelatih baik dari segi jenis pelatihan dan jumlah peserta yang mengikuti pelatihan untuk pelatih dan jumlah regulasi yang terus berkembang dengan pesat maka hal tersebut jelas tidak berimbang. Sudah seharusnya fasilitator menggunakan kaidah heutagogi untuk meningkatkan kemampuan individu yang nantinya akan berpengaruh pada kemampuan lembaga. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan (1) mengetahui pengaruh langsung keingintahuan terhadap heutagogi fasilitator (2) mengetahui pengaruh langsung aktualisasi diri terhadap heutagogi fasilitator (3) mengetahui pengaruh langsung lingkungan kerja terhadap kemampuan heutagogi fasilitator (4) mengetahui pengaruh secara bersama sama faktor keingintahuan aktualisasi diri dan lingkungan kerja terhadap kemampuan heutagogi fasilitator (5) mengetahui pengaruh langsung antara keingintahuan dan efikasi diri (6) mengetahui pengaruh langsung antara aktualisasi diri dan efikasi diri (7) mengetahui pengaruh langsung antara lingkungan kerja dan efikasi diri (8) mengetahui pengaruh gabungan dari faktor keingintahuan aktualisasi diri dan lingkungan kerja terhadap efikasi diri (9) mengetahui pengaruh langsung keingintahuan dimediasi faktor efikasi diri terhadap kemampuan heutagogi fasilitator (10) mengetahui pengaruh langsung aktualisasi diri dimediasi faktor efikasi diri terhadap kemampuan heutagogi fasilitator (11) mengetahui pengaruh langsung lingkungan kerja dimediasi faktor efikasi diri terhadap kemampuan heutagogi fasilitator dan (12) mengetahui pengaruh secara bersama sama faktor keingintahuan aktualisasi diri dan lingkungan kerja dimediasi faktor efikasi diri terhadap kemampuan heutagogi fasilitator Populasi dalam survei ini berjumlah 128 orang meliputi BBPD di Malang BPD di Yogyakarta dan BPD di Lampung. Penentuan jumlah sampel dengan rumus Slovin sebanyak 97 sampel. Sampel acak berlapis dipilih sebagai metode pengambilan sampel. Pengumpulan data melalui kuesioner dan catatan kelembagaan. Validasi instrumen menggunakan persamaan korelasi produk momen dan pengujian reliabilitas menggunakan Alfa Cronbach. Alat ukur telah terbukti efektif dan dapat diandalkan sebagai instrumen penelitian. Analisis jalur dipakai dalam pengujian hipotesis pada penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) keingintahuan berpengaruh signifikan terhadap heutagogi (2) aktualisasi diri berpengaruh terhadap heutagogi 3) lingkungan kerja berpengaruh terhadap heutagogi (4) secara bersama-sama faktor keingintahuan aktualisasi diri dan lingkungan kerja berpengaruh terhadap heutagogi (5) keingintahuan berpengaruh terhadap efikasi diri (6) Aktualisasi diri berpengaruh terhadap efikasi diri (7) Lingkungan kerja berpengaruh terhadap efikasi diri (8) keingintahuan aktualisasi diri dan lingkungan kerja secara bersama sama mempengaruhi efikasi diri. (9) keingintahuan dimediasi efikasi diri berpengaruh terhadap heutagogi (10) aktualisasi diri dimediasi efikasi diri berpengaruh terhadap heutagogi (11) lingkungan kerja dimediasi efikasi diri berpengaruh terhadap heutagogi dan (12) keingintahuan aktualisasi diri lingkungan kerja dimediasi efikasi diri secara bersama-sama berpengaruh terhadap heutagogi. Dalam penelitian ini aspek keingintahuan aktualisasi diri lingkungan kerja berpengaruh langsung sebagian secara signifikan positif terhadap efikasi diri. Meningkatnya efikasi fasilitator akan diikuti oleh tingginya kemampuan heutagogi fasilitator di BPD. Aspek keingintahuan lingkungan kerja secara sebagian berpengaruh langsung secara signifikan dan positif terhadap kemampuan heutagogi fasilitator. Meningkatnya keingintahuan lingkungan kerja akan diikuti peningkatan kemampuan heutagogi fasilitator di BPD. Aktualisasi diri berpengaruh signifikan terhadap kemampuan heutagogi. Efikasi diri memiliki pengaruh langsung secara signifikan dan positif terhadap heutagogi fasilitator di BPD. Efikasi diri memiliki pengaruh mediasi signifikan pada hubungan kausal efek seluruh aspek yang terdiri atas keingintahuan aktualisasi diri lingkungan kerja terhadap kemampuan heutagogi fasilitator di BPD. Hal ini berarti tingginya aspek keingintahuan aktualisasi diri lingkungan kerja berpengaruh pada tingginya efikasi diri kemudian tingginya efikasi diri berpengaruh terhadap tingginya kemampuan heutagogi fasilitator di BPD. Saran bagi institusi bahwa pengaruh variabel lingkungan kerja terhadap kemampuan heutagogi fasilitator sangat besar. Institusi hendaknya terus mempertahankan lingkungan kerja yang kondusif untuk peningkatan kemampuan heutagogi fasilitator. Saran bagi fasilitator bahwa pengaruh variabel keingintahuan aktualisasi diri efikasi diri sangat berpengaruh pada kemampuan keutagogi fasilitator hal tersebut harus terus ditingkatkan dalam diri fasilitator agar fasilitator terus dapat mengembangkan dirinya. Saran bagi peneliti dan akademisi pendidikan luar sekolah bahwa kajian analitis terhadap heutagogi utamanya mengenai variabel eksogen dan endogen pada konteks program pendidikan luar sekolah khususnya pelatihan/ training perlu diteliti lebih lanjut disarankan untuk meneliti faktor responsibility evaluasi diri pengalaman kerja disiplin kerja capabilitas untuk penelitian lebih lanjut.