UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Disertasi

Pengembangan model pelatihan keprofesionalan guru matematika SMP dalam mendesain tugas berbasis masalah. / Sri Suryanti

Suryanti, Sri - Nama Orang;

Abstrak
Tugas matematika memiliki peranan yang sangat penting dalam pembelajaran matematika. Tugas yang didesain atau dipilih oleh guru sangat berpengaruh terhadap pengalaman belajar yang akan didapatkan oleh siswa. Tugas berbasis masalah (TBM) tidak hanya memberikan pengalaman belajar kepada siswa dengan tuntutan kognitif yang tinggi namun juga kemampuan abad 21 (critical thinking creative communicative amp collabotive) secara simultan berkembang selama aktivitas pengerjaan TBM. TBM dicirikan dengan pemberian lsquo konteks masalah rsquo dan lsquo tugas rsquo yang memenuhi prinsip lsquo RISE rsquo yaitu relatedness ill-structured dan essential question. Pengembangan profesionalisme guru yang sudah ada belum fokus pada aspek konten tugas. Hasil eksplorasi menunjukkan bahwa guru-guru yang telah mengikuti program pengembangan profesional masih belum memadai dalam mendesain tugas. Artinya terdapat ketimpangan antara realitas dengan kondisi yang diharapkan untuk mempersiapkan peserta didik pada abad 21. Tugas yang diberikan guru tidak menunjang kemampuan 4C (critical thinking creative thinking communicative amp collaborative) yang diharapkan dimiliki oleh peserta didik tidak seimbang. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model pelatihan keprofesionalan guru matematika dalam mendesain TBM. Model pelatihan dikembangkan dengan menggunakan model Plomp melalui tiga tahap yaitu investigasi awal perancangan prototype dan penilaian. Tahap investigasi awal menghasilkan data bahwa guru belum mengenali karakteristik masalah dan karakteristik tugas yang mampu mengembangkan kemampuan 4C guru tidak melakukan analisis tugas maupun evaluasi terhadap dokumen tugas yang sudah mereka gunakan. Kemudian hasil investigasi awal digunakan untuk merancang prototype model yang terdiri dari sintaks RAPIRE (recognizing analyzing prototyping implementing reflecting amp evaluating) prinsip reaksi sistem sosial dan sistem pendukung. Salah satu bagian dari sistem pendukung adalah framework TBM yaitu RISE. Tahap penilaian model dilakukan melalui validasi dan uji coba. Validasi dilakukan dua tahap yaitu validasi ahli dan validasi empirik. Hasil validasi ahli terhadap model pelatihan memenuhi kriteria sangat valid. Komponen penilaian oleh ahli terhadap model pelatihan meliputi akurasi tentang informasi yang diberikan pada rasional pengembangan model landasan teoritis komponen model (termasuk sintaks sistem sosial prinsip reaksi dan sistem pendukung) dan petunjuk pelaksanaan model. Prototype model yang telah dinilai valid oleh ahli kemudian dilakukan validasi empirik. Validasi empirik ini dilakukan untuk kesesuaian rancangan model dengan kondisi lapangan untuk memastikan model dapat diterapkan atau tidak. Proses validasi empirik pertama prototype model diterapkan pada kelompok calon guru yang menunjukkan bahwa tidak semua fase dalam model dapat diterapkan yaitu fase implementasi terdapat kesulitan untuk memilih sekolah karena subjek calon guru belum memiliki keleluasaan untuk ke sekolah yang berdampak pada fase refleksi dan evaluasi. Validasi empirik kedua model diterapkan pada kelompok guru pemula dan menunjukkan bahwa keenam fase dalam model dapat diterapkan. Validasi empirik ketiga model diterapkan pada kelompok guru berpengalaman dan menunjukkan keenam fase dalam model dapat diterapkan. Hasil validasi empirik menunjukkan bahwa keenam fase dalam model dapat dilaksanakan pada dua kelompok subjek yang beragam mulai dari guru pemula hingga guru yang berpengalaman. Maka selanjutnya dilakukan uji coba lapangan pada kelompok guru dengan pengalaman beragam untuk mendapatkan model yang praktis dan efektif. Kepraktisan model pelatihan diukur dari hasil pengamatan keterlaksanaan sintaks model pelatihan yang dilakukan oleh dua orang pengamat. Kriteria kepraktisan berikutnya mengacu pada kondisi model pelatihan yang dikembangkan mudah digunakan oleh pengguna yaitu pelatih dan peserta. Berdasarkan respon oleh pelatih lain ketika menerapkan model pelatihan ini menyatakan bahwa model mudah untuk dilaksanakan serta signifikan dapat mengembangkan kemampuan peserta dalam mendesain TBM. Sedangkan dari sisi keefektifan model hasil pengembangan telah memenuhi kriteria keefektifan berdasarkan ketercapaian tujuan pelatihan dan respon positif peserta setelah mengikuti kegiatan pelatihan. Ketercapaian tujuan pelatihan adalah meningkatnya kemampuan guru dalam mendesain TBM. Peningkatan kemampuan guru dalam mendesain TBM dianalisis secara kuantitatif dan kualitatif. Temuan penelitian selama proses pengembangan terdapat dua temuan penting yaitu strategi pengembangan tugas yang dilakukan oleh kelompok guru dan keunikan model. Pertama kelompok calon guru dan sebagian dari guru senior cenderung mendesain tugas berbasis masalah dengan cara memodifikasi dokumen tugas yang sudah mereka miliki. Sedangkan kelompok guru pemula dan sebagian guru senior yang lain mendesain tugas berbasis masalah berdasarkan capaian pembelajaran yang mereka tetapkan. Penyebab perbedaan ini tidak terpisah antara pedagogical content knowledge (PCK) dan subject matter knowledge (SMK) yang dimiliki guru. Kedua keunikan model pelatihan yang sangat sesuai dengan konsep andragogy. Kesesuaian ini tidak hanya dari konten pelatihan namun juga dari teknis pelatihan. Guru membangun pemahamannya mengenai tugas berbasis masalah berdasarkan pengalaman yang sudah mereka miliki sebelumnya. Sedangkan dari sisi pelaksanaan pelatihan guru menentukan sendiri waktu pelaksanaan pelatihan.


Informasi Detail
DDC
Rd 510.76 SUR p
Prodi
Universitas Negeri Malang. Program Studi Pendidikan Matematika, 2023.
Deskripsi Fisik
xix, 364 lembar: ilus. ; 30 cm
Bahasa
Indonesia
No Reg
00082/Rd/23
Edisi
Desertasi (Pasca sarjana) - Universitas Negeri Malang 2023
Subjek
1. MATEMATIKA - STUDI DAN PENGAJARAN
2. MATEMATIKA - KOMPETENSI GURU
3. MATHEMATICS - STUDY AND TEACHING

Pembimbing
1. Prof. Dr. Toto Nusantara, M.si;2. Dr. I Nengah Parta, S.pd, M.si;3. Dra. Santi Irawati, M.si, Ph.d.
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik