Disertasi
Kualitas dan daya dukung pantai untuk kegiatan wisata di Kabupaten Malang Bagian Selatan / Dicky Arinta
Abstrak
Wisata merupakan sektor yang sangat penting untuk dikembangkan. Sektor wisata dikembangkan karena merupakan salah satu sumber pendapatan daerah. Provinsi Jawa Timur dapat mengembangkan ekowisatanya karena setiap tahunnya kunjungan wisatawan mancanegara meningkat. Salah satu Kabupaten yang mengikuti program tersebut adalah Kabupaten Malang. Promosi pariwisata diharapkan mampu mendatangkan wisatawan dengan tetap melakukan konservasi sehingga dibutuhkan pengukuran terkait kualitas pantai dan daya dukung lingkungan sebgai kontrol dan perencanaan pengembangan wisata berkelanjutan. Tujuan Penelitian ini adalah (1) Mengetahui kualitas pantai untuk kegiatan pariwisata di Kabupaten Malang Bagian Timur (2) Mengetahui daya dukung pantai untuk kegiatan pariwisata di Kabupaten Malang Bagian Timur dan (3) Merancang model pengembangan pantai di Kabupaten Malang Bagian Timur untuk pariwisata. Rancangan penelitian ini termasuk dalam jenis penelitian kuantitatif. Lokasi penelitian yang dipilih yaitu di Kecamatan Ampelgading Tirtoyudo dan Kecamatan Sumbermanjing Wetan. Pemilihan lokasi penelitian didasarkan karena geomorfologi dan geologi serta perkembangan potensi pantai. Data primer didapatkan melalui pengukuran dan pengamatan pada aspek kualitas lingkungan dan daya dukung lingkungan pantai untuk wisata. Analisa data untuk kualitas menggunakan skoring dengan cara menskalakan indikator dan analisa yang kedua adalah perhitungan daya dukung kawasan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Kualitas Pantai di Pantai Perawan Sidoasri Pantai Sipelot dan Pantai Licin termasuk dalam kategori baik tetapi perlu perbaikan terutama dalam aksesbilitas 2) Kapasitas daya dukung efektif untuk kunjungan wisatawan di Pantai Perawan Sidoasri 392 orang Pantai Sipelot sebesar 163 orang dan Pantai Licin sebesar 116 orang 3) Model pengembangan pantai di Kabupaten Malang bagian Timur dengan memperbaiki manajemen pengelolaan wisata dan sumber daya manusia. Perbaikan manajemen dan sumber daya manusia perlu dilakukan dikarenakan akan berdampak pada objek pariwisata dan konservasi yang dilakukan. Manajeman dan sumber daya manusian yang sudah tertata dengan baik akan memberikan dampak berupa pariwisata berkelanjutan.