Skripsi
Analisis suseptibilitas magnetik dan unsur tanah jarang magnetik pada material vulkanik wilayah gunung semeru / Kharisma Asmarani Budiono
Abstrak
Erupsi Gunung Semeru memiliki dampak positif terutama pada material vulkanik yang dihasilkannya. Material-material vulkanik tersebut memiliki potensi sumber daya mineral khususnya Rare Earth Elements (REE) magnetik. Rare Earth Elements (REE) atau Logam Tanah Jarang (LTJ) terdiri dari 17 dengan dua diantaranya yaitu Scandium (Sc) dan Yttrium (Y). Elemen-elemen REE memiliki peran penting dalam sumber energi terbarukan (clean energy) bidang teknologi tinggi industri pertahanan nasional dan beberapa perangkat teknologi seperti memori komputer DVD lampu LED superkonduktor panel surya dan magnetic resonance imaging (MRI). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis material vulkanik di Gunung Semeru berdasarkan hasil pengukuran suseptibilitas magnetik dan geokimia. Hasil suseptibilitas magnetik diperoleh dari karakterisasi menggunakan Bartington MS2B sedangkan hasil analisis unsur tanah jarang (REE) diperoleh dari karakterisasi menggunakan ICP-OES. Selanjutnya analisis Pearson Correlation digunakan untuk mengetahui korelasi antara suseptibilitas magnetik dengan REE magnetik maupun korelasi antar unsur dan PCA digunakan untuk menentukan REE dominan. Terakhir pemetaan lokasi pengambilan sampel hasil suseptibilitas magnetik dan persebaran unsur tanah jarang magnetik dilakukan dengan menggunakan software QGIS. Rentang nilai suseptibilitas magnetik pada material vulkanik Gunung Semeru adalah Suseptibilitas magnetik memiliki hubungan berbanding terbalik dengan total REE magnetik yang terdeteksi. Suseptibilitas magnetik juga menunjukkan korelasi berbanding terbalik dengan unsur Pr. Selain itu unsur Pr menunjukkan korelasi berbanding terbalik dengan Tb korelasi berbanding lurus dengan Ce dan Nd. Secara umum nilai suseptibilitas magnetik serta unsur dominan berupa Pr Gd Nd Ce Sm dan Tb dapat digunakan sebagai indikator keberadaan REE pada material vulkanik Gunung Semeru.