Skripsi
Pengembangan handout berbasis keterampilan berpikir kritis pada materi sistem pernapasan manusia untuk meningkatkan literasi sains siswa smp / Rizki Antika
Abstrak
Berdasarkan hasil dari penelitian TIMSS dan PISA menunjukkan bahwa literasi sains di Indonesia masih tergolong rendah. Salah satu materi yang sulit dipahami oleh siswa adalah sistem pernapasan manusia karena materi tersebut bersifat abstrak dan memerlukan keterampilan berpikir kritis untuk menganalisis masalah. Faktor yang menjadi penyebabnya adalah bahan ajar yang digunakan masih sebatas modul dan lks yang memuat materi berupa paragraf yang menjenuhkan untuk dibaca. Oleh karena itu penelitian ini berpusat pada pengembangan bahan ajar handout berbasis keterampilan berpikir kritis untuk meningkatkan literasi sains siswa. penelitian ini menggunakan metode pengembangan R amp D dengan model ADDIE. Subjek penelitian adalah validator dari ahli materi dan ahli media guru IPA 34 siswa kelas IX dan 69 siswa kelas VIII SMP. Instrumen yang digunakan adalah lembar validasi angket uji kepraktisan dan uji keterbacaan instrument soal tes. Teknik analisis data menggunakan persamaan persentase uji t-test uji N-gain dan uji effect size. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelayakan handout dari validator ahli materi sebesar 92 31% dan validasi media sebesar 90 89% dengan kategori sangat layak. Ada perbedaan signifikan dalam rata-rata antara hasil belajar siswa yang menggunakan dengan siswa yang tidak menggunakan handout. Hasil peningkatan kemampuan litrasi sains sebesar 0 7064 termasuk dalam kategori tinggi dengan besar pengaruh penggunaan handout sebesar 2 88 yang masuk kedalam kategori besar. Oleh karena itu bahan ajar handout berbasis keterampilan berpikir kritis layak digunakan sebagai bahan ajar dalam meningkatkan kemampuan literasi sains siswa.