Skripsi
Pergeseran bentuk dan makna terjemahan cerpen Indonesia oleh mahasiswa prodi pendidikan bahasa mandarin Universitas Negeri Malang / Valence Elvisca Mutiara Mulya
Abstrak
Kegiatan penerjemahan melibatkan lebih dari satu bahasa yang mempunyai aturan atau aspek-aspek tertentu. Pergeseran bentuk maupun makna dalam proses pengalihan BSu ke BSa tidak dapat dihindari. Karena itu untuk menghasilkan terjemahan yang baik dan berterima penerjemah perlu menguasai kemampuan mencari padanan terbaik dalam proses penerjemahan. Penelitian ini menerapkan metode deskriptif kualitatif dengan tujuan untuk mendeskripsikan pergeseran bentuk dan makna dalam terjemahan cerpen Kopi Tubruk Laki-Laki Cemas dan Kehidupanku Sendiri versi mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa Mandarin. Analisis data dilakukan berdasarkan teori pergeseran bentuk versi Catford dan teori pergeseran makna versi Simatupang. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat beberapa kalimat dalam hasil terjemahan cerpen yang mengalami lebih dari satu jenis pergeseran dan ada pula yang tidak mengalami pergeseran sama sekali. Pergeseran bentuk paling sering ditemukan dalam hasil terjemahan cerpen disebabkan karena kedua bahasa mempunyai tataran dan aturan bahasa yang berbeda. Pergeseran makna pada hasil terjemahan cerpen terjadi karena tidak ditemukannya padanan yang sesuai pada istilah tertentu. Selain itu latar belakang kepercayaan kedua negara penutur BSu dan Bsa juga menjadi alasan terjadinya pergeseran beberapa makna cerpen.