Skripsi
Pemberdayaan kelompok disabilitas melalui program kewirausahaan batik ciprat (studi kasus di Yayasan Bhakti Kinasih Mandiri Kabupaten Blitar) / Yunia Isnaeni Putri
Abstrak
Latar belakang penelitian ini adalah terdapat kasus dimana penyandang disabilitas di Kecamatan Kesamben tidak mendapatkan pelayanan sosial baik dari keluarga maupun lingkungan sekitar. Bahkan keluarga mereka terkesan acuh dan membiarkan penyandang disabilitas (mental) hidup secara liar. Guna mewadahi memberikan tempat serta mengembangkan kemampuan diri penyandang disabilitas agar produktif dan mandiri Yayasan Bhakti Kinasih Mandiri memberikan pemberdayaan sebagai bentuk rehabilitasi dasar hingga lanjutan agar penyandang disabilitas mendapatkan haknya. Penelitian ini bertujuan untuk 1) mendeskripsikan proses pemberdayaan kelompok disabilitas melalui program kewirausahaan batik ciprat di Yayasan Bhakti Kinasih Mandiri Kabupaten Blitar. 2) Mengetahui hasil yang diperoleh kelompok disabilitas dari program kewirausahaan batik ciprat di Yayasan Bhakti Kinasih Mandiri Kabupaten Blitar. Pendekatan yang digunakan yaitu kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Subjek penelitian ini berjumlah 5 orang yaitu 1 orang pengelola 1 orang instruktur 2 orang warga asuh/klien penyandang disabilitas dan 1 orang pengguna batik ciprat. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi wawancara dan studi dokumen. Analisis data pada penelitian ini menggunakan metode kondensasi data penyajian data serta verfikasi atau penarikan kesimpulan. Data penelitian akan diuji keabsahannya menggunakan teknik triangulasi teknik dan triangulasi sumber. Hasil penelitian ini yaitu 1) Proses pemberdayaan penyandang disabilitas melalui kewirausahaan batik ciprat yang meliputi tahapan penerimaan awal tahapan perencanaan tahapan pelaksanaan tahapan evaluasi dan tahapan terminasi. 2) Hasil program kewirausahaan batik ciprat terhadap penyandang disabilitas antara lain membangkitkan kembali kesehatan jiwa dan mental penyandang disabilitas meningkatnya pendapatan hidup bertambahnya rasa cinta terhadap produk batik dan bertambahnya keterampilan diri. Saran dari peneliti terhadap hasil penelitian yang telah dilakukan antara lain 1) Pihak pengelola yayasan dapat mengembangkan program pelatihan kewirausahaan serupa sehingga menciptakan SDM unggul dan menumbuhkan jiwa kemandirian bagi penyandang disabilitas. 2) Kepada pengelola dapat memberikan kesempatan bagi klien untuk menyampaikan apa yang dirasakan dan hambatan selama menjalani program saat kegiatan evaluasi. 3) Kepada masyarakat diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang suportif kepada penyandang disabilitas.