Skripsi
Pemikiran kritis dalam kesalahan berlogika (studi kasus implementasi metode buzz group discussion SMKN 4 Malang) / Aydilla Pramesthi Suci Isnaini
Abstrak
Peran diskusi kelompok sebagai penekanan paradigma konstruktivis bertujuan untuk memberikan peserta didik retensi belajar dan perspektif lebih luas. Diskusi dapat terdistorsi karena adanya logical fallacy. Logical fallacy merupakan kesalahan pada aktivitas berpikir karena memaksakan prinsip-prinsip logika tanpa menghiraukan relevansi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan logical fallacy pada implementasi buzz group discussion dan kemampuan berpikir kritis peserta didik XII DG B SMKN 4 Malang. Metode penelitian menggunakan deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data melalui observasi tes tertulis wawancara dan dokumentasi. Dalam penelitian ini ditemukan faktor-faktor yang melatarbelakangi logical fallacy serta menghambat pemikiran kritis peserta didik pada proses diskusi antara lain egocentrism sociocentrism unwarranted assumptions and stereotypes relativistic thinking dan wishful thinking. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam proses diskusi peserta didik dengan kemampuan berpikir kritis pada tingkatan average cenderung melakukan logical fallacy karena tidak memiliki kecukupan bukti dan peserta didik pada tingkatan high cenderung melakukan logical fallacy karena ketidakrelevanan. Konsep penalaran peserta didik XII DG B dalam proses diskusi memiliki kecenderungan untuk menjadikan informasi/pengetahuan yang tersimpan dalam memori otak pengalaman sebelumnya konsistensi keyakinan serta heuristik emosi (afeksi) sebagai dasar menganalisis dan membentuk argumen.