Skripsi
Pengaruh pembelajaran inkuiri ekplisit reflektif terhadap peningkatan keterampilan proses sains dan self-regulation siswa pada materi kesetimbangan kimia / Ana Pertiwi Indah Puspita
Abstrak
Implementasi keterampilan proses sains dalam pembelajaran kimia dapat membantu siswa memecahkan masalah dalam kehidupan nyata. Akan tetapi penelitian menunjukkan bahwa keterampilan proses sains siswa dalam pembelajaran kimia rendah di mana salah satu penyebabnya adalah aspek emosional seperti self-regulation. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh pembelajaran inkuiri eksplisit reflektif terhadap peningkatan keterampilan proses sains dan self-regulation siswa serta hubungan antara peningkatan keterampilan proses sains dan peningkatan self-regulation. Metode yang digunakan adalah quasi experimental design yakni nonequivalent control group design dengan populasi siswa kelas XI IPA SMAN 1 Bululawang. Instrumen penelitian yang digunakan adalah tes keterampilan proses sains ( 0 688) dan angket self-regulation ( 0 894) yang telah teruji valid dan reliabel. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan keterampilan proses sains (n-gain 0 421) dan self-regulation (n-gain 0 370) dengan kategori sedang pada kelas eksperimen sedangkan pada kelas kontrol terjadi peningkatan keterampilan proses sains (n-gain 0 237) dan self-regulation (0 061) dengan kategori rendah. Uji t menunjukkan adanya perbedaan signifikan (sig. 0 000) peningkatan keterampilan proses sains dan self-regulation antara kelas eksperimen dan kontrol. Selain itu uji korelasi Pearson menunjukkan adanya hubungan signifikan (sig. 0 000) antara peningkatan keterampilan proses sains dan peningkatan self-regulation dengan kategori sedang (r 0 506).